Pegolf Pelatnas kian Menjanjikan

Penulis: Budi Ernanto Pada: Sabtu, 14 Jul 2018, 01:40 WIB Olahraga
Pegolf Pelatnas kian Menjanjikan

ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

PERFORMA apik ditunjukkan tiga pegolf pelatnas Asian Games di turnamen golf pro Bank BRI Indonesia Open 2018 di Padang Golf Pondok Indah, Jakarta. Mereka mampu bersaing dengan para pegolf profesional dengan lolos cut-off.

Diungkapkan Ketua Umum PB PGI Murdaya Po, ketiga pegolf pelatnas yang lolos cut-off itu ialah Kevin Caesario Akbar, Naraajie Emerald Ramadhan Putra, dan Almay Rayhan.

Kevin, kata Murdaya, bahkan bermain stabil di hari kedua kemarin dengan mence-tak 71 pukulan atau 1 di bawah par. Dengan total 142 pukulan atau 2 di bawah par, Kevin bahkan menjadi pegolf Indonesia yang mencetak hasil terbaik.

"Saya tentu gembira. Namun saya minta mereka untuk tidak berpuas diri dan terus meningkatkan kemampuan sehingga bisa bermain jauh lebih baik di Asian Games nanti," ujarnya

Kevin mengaku belajar banyak dari para pegolf profesional di turnamen tersebut. "Mereka itu sangat percaya diri. Saya pikir saya masih butuh waktu untuk bisa lebih baik lagi."

Sementara itu, hingga sekitar sebulan sebelum penyelenggaraan Asian Games 2018, kualitas udara di Jakarta masih belum terlalu baik. Berdasarkan analisis yang dilakukan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), kualitas udara ambien Jakarta masih dalam batas aman. Meski begitu, masih perlu diperbaiki.

Dirjen Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan MR Karliansyah memaparkan, selama Juli 2018, pola konsentrasi PM 2,5 di Jakarta pada siang hari menujukkan angka 48,7 mikrogram/m3. Pada malam hari, konsentrasinya justru lebih tinggi yakni 61 mikrogram/m3.

"Angka tersebut masih di atas standar kualitas yang ditetapkan WHO sebesar 25 mikrogram/m3. Tapi kita punya baku mutu nasional rata-rata konsentrasi PM 2,5 sebesar 65 mikrogram/m3. Jadi masih relatif aman," ujar Karliansyah dalam konferensi pers Pengaruh Emisi Kendaraan Bermotor terhadap Kualitas Udara Ambien (PM 2,5) Jakarta dan Palembang Jelang Asian Games di Kantor KLHK, Jakarta, kemarin.

Hampir selesai

Pada bagian lain, renovasi Padepokan Pencak Silat yang terletak di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur, sudah mencapai 97,5%. Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pelaksanaan Penataan Ba-ngunan Strategis, Ditjen Cipta Karya, Kementerian PU-Pera Anggoro Putro mengatakan progres pembangunan saat ini hanya menyisakan polesan lantai parkir dan pemasangan satu panggung lagi yang akan digunakan latihan timnas.

"Mungkin Sabtu akan kami lakukan pemasangan satu stan lagi dan setelah itu bisa dipastikan venue akan siap digunakan. Untuk overlay venue pertandingan, Inasgoc yang bertanggung jawab, akan mulai melakukan overlay."

Renovasi arena pencak silat, kata dia, memerlukan waktu maksimal 6 bulan dengan kisaran biaya Rp20 miliar-Rp22 miliar. Kementerian PU-Pera meningkatkan standar venue hingga lebih lengkap dan lebih baik daripada sebelumnya dengan penyesuaian standar internasional.

Sebelumnya, Karo Multimedia Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Rikwanto menyebut pihaknya telah menyiapkan penjagaan keamanan, kenyamanan, dan keramah-an ketertiban jelang Asian Games. Polri juga telah mempersiapkan cipta kondisi guna menghilangkan faktor-faktor ketidaknyamanan seperti kasus begal dan kemacetan.

(Tim/R-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

MENTERI Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan berdasarkan pembicaraan dengan Google, raksasa internet itu akan berhenti menerima iklan politik jelang Pilpres 2019. Ini merupakan kebijakan pihak Google untuk tidak terlibat dalam ranah politik. Bagaimana menurut Anda kebijakan Google ini?





Berita Populer

Read More