Edwin Hormati Makanan Khas

Penulis: Sru/H-1 Pada: Jumat, 13 Jul 2018, 23:30 WIB Hiburan
Edwin Hormati Makanan Khas

Mi/ROMMY PUJIANTO

DARI novel Aruna dan Lidahnya, sutradara Edwin, 40, mengemas film dengan judul yang sama secara apik. Memotret dan menuangkan berbagai kuliner Tanah Air menjadi sederet cerita yang terkuak dari ritual makan bersama.

"Sangat senang bisa mendokumentasikan makanan dari berbagai daerah. Memang tidak semua kota sesuai dengan novelnya, tapi kami menghormati makanan terbaik dari kota itu," ujarnya.

Menurut Edwin, pemilihan kota dan makanan yang disuguhkan dalam film dilakukan secara ketat dengan pertimbangan tingkat ketenaran makanan khas tersebut. "Ada makanan yang sama. Misalnya mi kepiting yang ada di Medan dan Pontianak. Akhirnya kami pilih mi kepiting Pontianak, dengan pertimbangan makanan itu belum dikenal banyak orang," jelasnya.

Sementara itu, untuk pendalaman karakter, peran Bono yang diperankan Nicolas Saputra mendapat sentuhan dari pribadi Nico yang doyan masak dan tidak segan mencicipi berbagai jenis makanan.

"Dalam karakter Bono juga ada sentuhan dari Nico sendiri yang senang mencicipi berbagai makanan dan juga senang masak. Bahkan, ia senang membawa rempah masakan dari luar negeri," ungkapnya.

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More