Trump Klaim Negara NATO Sepakati Belanja Pertahanan

Penulis: Denny Parsaulian Pada: Jumat, 13 Jul 2018, 10:45 WIB Internasional
Trump Klaim Negara NATO Sepakati Belanja Pertahanan

AFP

PRESIDEN Amerika Serikat Donald Trump mengatakan para pemimpin NATO sepakat Kamis (12/7) untuk meningkatkan belanja pertahanan mereka dalam jumlah besar setelah pembicaraan di Brussels. Namun tampaknya Presiden Prancia Emmanuel Macron bertentangan dengan presiden AS.

Trump mengklaim kemenangan setelah secara pahit mengkritik sekutu kunci, terutama Jerman yang gagal mencapai yang ditetapkan.

Dia memicu sesi darurat membahas masalah pengeluaran pertahanan, sebelum dia mengatakan 'Saya percaya pada NATO' sebagai tanggapan atas laporan dia mengancam mundur.

"Kemajuan yang luar biasa telah dibuat, semua orang setuju untuk secara substansial meningkatkan komitmen mereka, mereka akan menaikkannya pada tingkat yang tidak pernah mereka pikirkan sebelumnya," kata Trump pada konferensi pers sebelum berangkat ke Inggris.

"Sungguh menakjubkan melihat semangat di ruangan itu."

Trump pada Rabu menuntut para sekutu mencapai komitmen mereka untuk meningkatkan pembelanjaan menjadi 2% dari PDB segera --bukannya pada 2024 seperti yang disetujui sebelumnya. 

Dia kemudian mengejutkan sekutunya dengan mengatakan kepada mereka untuk menggandakan angka menjadi 4%.

Tapi Macron membantah klaim Trump dengan mengatakan bahwa pernyataan bersama yang ditandatangani para pemimpin tidak lebih dari apa yang sebelumnya telah disepakati, selain dari menetapkan bagaimana beberapa negara berencana untuk sampai ke sana (2%).

"Komunike sudah jelas: itu menegaskan kembali komitmen untuk 2% (PDB)," kata Macron, yang difoto tersenyum dan berpelukan dengan Trump pada Rabu meskipun ada ketegangan antara keduanya.

"Terkadang koridor, komentar dan tweet lebih penting daripada apa yang dinegosiasikan, dikatakan atau didukung oleh kepala negara," kata Macron lagi.

Namun Macron menambahkan bahwa dia pikir NATO sekarang jauh lebih kuat dan membantah laporan bahwa Trump telah mengancam akan menarik Amerika Serikat keluar dari NATO jika cekcok soal pembelanjaan tidak diselesaikan. (AFP/OL-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

MENTERI Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan berdasarkan pembicaraan dengan Google, raksasa internet itu akan berhenti menerima iklan politik jelang Pilpres 2019. Ini merupakan kebijakan pihak Google untuk tidak terlibat dalam ranah politik. Bagaimana menurut Anda kebijakan Google ini?





Berita Populer

Read More