Viral, Polisi Berpangkat AKBP Asal Polda Babel Lakukan Penganiyaan

Penulis: Rendy Ferdiansyah Pada: Jumat, 13 Jul 2018, 10:35 WIB Nusantara
Viral, Polisi Berpangkat AKBP Asal Polda Babel Lakukan Penganiyaan

Youtube

SEORANG pria mengenakan baju bertuliskan Polisi melakukan penganiayaan terhadap seorang ibu di sebuah toko di Pangkalpinang Provinsi Bangka  Belitung (Babel) kini menjadi viral setelah beredar di media sosial.

Dalam video berdurasi 30 detik tersebut pria mengenakan baju orange bertulis Polisi yang di ketahu berangkat Ajun Komisaris Besar (AKB) Yusuf melakukan penganiayaan dengan menendang dan memukul 2 ibu serta seorang anak berusia 12 tahun.

Mereka ditendang dan dipukul lantaran perwira polisi itu emosi dengan pencurian yang di lakukan para tersangka di Apri Mart miliknya di Jalan Selindung Pangkalpinang. Kejadian itu terjadi pada Rabu (11/7) sekitar pukul 19.00 WIB.

Menanggapi hal tersebut Kepala bidang (Kabid) Hubungan Masyarakat (Humas) Polda Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Ajun Komisaris Besar (AKB) Abdul Mun-im membenarkan, penganiayaan tersebut.

Kabid humas dalam rilisnya menjelaskan, penganiayaan itu berawal dari kasus pencurian di Apri Mart Jalan Selindung Pangkalpinang milik AKB Yusuf.

Saat itu menurut Kabid, AKB Yusuf pemilik Toko ada di tempat. Yusuf yang menggunakan kaos bertuliskan Polisi melihat kejadian pencurian di  tokonya. Lalu Yusuf bertanya tanya kepada pelaku pencuri sambil melakukan tindakan kekerasan dan viral di medsos.

"Para pelaku berhasil mencuri, 2 kotak Susu Chil Kid, 1 Kota Susu BMT, 4 Bungkus mie Gelas, 1 kotak susu Cair Frisian Flag, 1 botol susu hilo, dan satu selendang bermotif hijau biru dengan bunga," ungkap dia.

Akibat kejadian itu, pemilik toko AKB Yusuf mengalami kerugian Rp.600 ribu.

"Kasus pencurian ini sudah ditangani pihak Polres Pangkalpinang dan pelaku telah diamankan," ucapnya.

Berdasarkan informasi yang di dapat Media Indonesia, para pelaku pencurian yakni Desi warga Cipayung dipukul dan ditendang menggunakan tangan dan sandal di bagian mata kanan dan kiri lebam.

Sementara Atmi, 41, warga Citayem dipukul di dahi dan kepala sehingga lebam, dan terakhir anak desi, Andy, 12, dipukul di pipi kiri dan kanan sebanyak 3 kali, serta muka mengakibatkan bibir bagian atas pecah.

Kasus dugaan penganiayaan oleh AKBP Yusuf tersebut, kini sudah di tangani pihak Propam Polda Babel. Bahkan Jum'at (13/7) pihak Polda Babel akan menggelar jumpa pers terkait kasus tersebut.(OL-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

MENTERI Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan berdasarkan pembicaraan dengan Google, raksasa internet itu akan berhenti menerima iklan politik jelang Pilpres 2019. Ini merupakan kebijakan pihak Google untuk tidak terlibat dalam ranah politik. Bagaimana menurut Anda kebijakan Google ini?





Berita Populer

Read More