Pencak Silat Optimistis Juara Umum

Penulis: Nurul Fadillah Pada: Jumat, 13 Jul 2018, 06:00 WIB Olahraga
Pencak Silat Optimistis Juara Umum

Antara

INDONESIA optimistis bisa menjadi juara umum dan meraih medali emas terbanyak cabang pencak silat pada multiajang Asian Games 2018 yang digelar pada 18 Agustus-2 September.    

“Secara umum persiapan berjalan sesuai dengan program. Atlet juga sudah siap. Dengan persiapan yang ada kami optimistis mampu menjadi juara umum,” kata pelatih kepala pusat pelatihan nasional (pelatnas) pencak silat Rony Syaifullah di Pedepokan Pencak Silat Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Kamis (12/7)

Pada Asian Games XVII, para pesilat Indonesia akan turun untuk  16 dari 22 nomor yang dipertan-dingkan. Sebanyak 22 pesilat yang terdiri atas 12 putra dan 10 putri siap tampil optimal.

Nomor tanding akan mendominasi, terdiri atas tujuh nomor putra dan tiga putri. Selain itu, cabang pencak silat akan mempertan­dingkan nomor seni yang terdiri atas pasangan putra dan putri dan beregu putra dan putri.

“Target dari pemerintah memang tiga medali emas, tapi kami tetap menargetkan juara umum. Untuk menjadi juara umum, kita harus meraih enam hingga delapan emas,” kata Rony menambahkan.

Indonesia keberatan
Panitia Pelaksana Asian Games 2018 atau Inasgoc menyatakan, pihaknya mengajukan surat keberatan atas permohonan pengun­dian ulang cabang sepak bola di Asian Games 2018. Pengundian ulang itu diminta Federasi Sepak Bola Asia (AFC) karena tim sepak bola Palestina dan Uni Emirat Arab (UEA) baru mendaftarkan diri.

“Kami sudah bilang tidak mau mengundi ulang. Jadi, terima mereka (Palestina dan UEA) dapat grup apa. Tidak bisa mengundi ulang secara keseluruhan. Kami sudah kirim surat ke AFF terkait hal tersebut,” kata Ketua Inasgoc Erick Thohir di Jakarta, Kamis (12/7).

Menurut Erick, Inasgoc menyatakan keberatan karena ingin memprioritaskan kepentingan Indonesia. Hasil undian yang dilakukan pada awal Juni lalu, Indonesia masuk Grup A bersama dengan tim yang tergolong tidak terlalu kuat, yakni Hong Kong, Laos, dan Taiwan.

“Tapi kami tetap harus meng­ikuti apa keputusan AFC. Mereka yang nantinya yang menentukan. Kami yang penting berjuang dulu  untuk Indonesia,” pungkas Erick.

Jelang pawai obor atau torch relay Asian Games 2018 pada Selasa (17/7), Polda Daerah Istimewa Yog­yakarta membentuk satuan tugas antikejahatan jalanan.

“Ini perintah dari Mabes Polri untuk mengondisikan pelaksanaan Asian Games 2018 agar bisa berjalan aman tanpa gangguan apapun,” kata Kepala Bidang Humas Polda DIY Ajun Komisaris Besar (AKB) Yulianto di Yogyakarta, kemarin.

Untuk menyambut Asian Games 2018, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palembang melakukan pe­nertiban kendaraan yang parkir sembarangan. Sebanyak 25 kendaraan roda empat yang parkir sembarangan digembok petugas Dishub Kota Palembang.
“Jika ada yang menawarkan parkir di tepian jalan sepanjang  Bandara-Jakabaring Sport City,  itu adalah parkir liar,”  kata Kepala Dis­hub Kota Palembang, Kurniawan, di Palembang, kemarin.  (Beo/AU/DW/R-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More