BMKG Selidiki Gempa Langka di Kalteng

Penulis: Surya Sriyanti Pada: Kamis, 12 Jul 2018, 20:50 WIB Nusantara
BMKG Selidiki Gempa Langka di Kalteng

ANTARA FOTO/Fikri Yusuf

BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) masih menyelidiki penyebab gempa bumi di Kabupaten Katingan yang disebut-sebut sebagai gempa pertama yang pernah terjadi di Provinsi Kalimantan Tengah.

"Di Kabupaten Katingan telah terjadi gempa bumi tektonik yaitu pergeseran lempeng pelat tektonik dengan kekuatan 4,2 skala Richter (SR) tepatnya di 70 km barat laut Palangka Raya dengan kedalaman 5 kilometer," kata Prakirawan BMKG Tjilik Riwut, Roland, saat dimintai konfirmasi di Palangka Raya, Kamis (12/7).

Saat ini, pihaknya terus berkoordinasi dengan BMKG Pusat khususnya Pusat Gempa Nasional serta BMKG Balikpapan yang menangani gempa untuk wilayah Kalimantan terkait gempa yang terjadi pada pukul 13.43 WIB itu.

"Tadi BMKG di Balikpapan sudah mengeluarkan pernyataan. Untuk hasil analisa sementara telah terjadi gempa di Kabupaten Katingan. Ini bisa dibilang bersifat lokal tidak meluas," katanya.

Meski demikian pihaknya masih terus melakukan analisis untuk memastikan penyebab gempa yang terjadi di titik 1.87 Lintang Selatan (LS) dan 113.43 Bujur Timur (BT) itu.

"Kita masih menganalisa dan masih belum tahu sejauh mana getaran gempa dirasakan. Namun informasi terakhir hanya bisa dirasakan di Katingan karena merupakan gempa lokal," katanya.

Pihaknya pun terus berkoordinasi dengan BMKG pusat untuk memastikan kejadian gempa bumi yang jarang terjadi di wilayah Provinsi Kalimantan Tengah ini.

Saat ini, laman resmi BMKG di bmkg.go.id juga telah mengeluarkan rilis yang menyatakan telah terjadi atau gempa bumi dirasakan di Kabupaten Katingan, Provinsi Kalimantan Tengah.

Tak hanya itu, sekitar pukul 17.50 WIB melalui akun Twitter-nya, BMKG juga telah mengunggah informasi kejadian gempa di Kabupaten Katingan.

Meski demikian, hingga berita ini diturunkan belum ada keterangan tambahan terkait kejadian tersebut baik dari Pemerintah Kabupaten Katingan maupun pihak BPBD Provinsi Kalimantan Tengah. (Ant/OL-1)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

BEBERAPA waktu lalu, nama Bung Hatta kembali ramai dibicarakan publik. Berawal dari pernyataan Koordinator Juru Bicara Prabowo Subianto, Dahnil Anzar, di sebuah video yang mengatakan kalau cawapresnya, Sandiaga Uno adalah sosok baru dari Bung Hatta. Hal itu langsung menuai keberatan dari cucu Bung Hatta, Gustika Jusuf Hatta. Sebelumnya, kubu Prabowo-Sandiaga juga sempat menyandingkan nama pahlawan seperti Cut Nyak Dien dan Kartini dengan Ratna Sarumpaet dan Neno Warisman. Setujukah Anda apabila pahlawan dijadikan komoditas politik guna meraih simpati masyarakat?





Berita Populer

Read More