Sinergi BUMN Bantu Sambungan Listrik

Penulis: (AD/Ant//E-1) Pada: Jumat, 13 Jul 2018, 03:00 WIB Ekonomi
Sinergi BUMN Bantu Sambungan Listrik

Antara

MENTERI Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno menyebut kehadiran listrik dapat mendukung kegiatan ekonomi rumah tangga sehingga lebih produktif.

Dalam kunjungannya ke Tasikmalaya, Menteri Rini memastikan keseluruhan pelaksanaan program penyambungan listrik melalui Sinergi BUMN kepada 40 ribu rumah tangga tidak mampu di wilayah Provinsi Jawa Barat dan Banten.

“(Penyambungan listrik) Ini tentunya sangat membantu masyarakat untuk mendapatkan akses listrik secara penuh dan menopang kegiatan ekonomi rumah tangganya,” kata Rini saat kunjungannya ke Desa Cikupa, Tasikmalaya.

PT Perusahaan Listrik Negara (persero) menjalin sinergi dengan PT Pertamina (persero) guna melakukan penyambungan listrik gratis kepada 400 kepala keluarga yang tersebar di Kecamatan Rajapolah, Kecamatan Singaparna, dan Kecamatan Karangnunggal, Tasikmalaya.

Rini menyampaikan akan terus mendo­rong seluruh BUMN untuk meningkatkan kepedulian mereka bagi perbaikan elektrifikasi masyarakat kurang mampu.

Penerima bantuan penyambungan listrik, Cici, mengatakan senang bisa mendapatkan jaringan listrik melalui program sinergi BUMN.

“Alhamdulillah saya sekarang punya listrik sendiri, tidak lagi nyantol atau minta tetangga, terima kasih Pak Presiden, Bu Menteri BUMN,” ujarnya.

Dalam rangkaian kunjungan kerjanya, Menteri Rini berkesempatan menyapa langsung ratusan nasabah program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) binaan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) (persero).

PNM melalui Program Pengembangan Kapasitas Usaha atau PKU memberikan pelatihan menjahit kepada 200 nasabah Mekaar yang berada dari Desa Karangnunggal, Desa Cikukulu, Desa Ciawitali, Desa Cikupa, dan Desa Cibatu.

Dua BUMN, yaitu PT Bank Rakyat Indonesia Tbk dan PT Bank Tabungan Negara Tbk, juga turut bersinergi dengan memberikan bantuan berupa 20 mesin jahit kepada nasabah Mekaar berprestasi yang ikut terlibat dalam program tersebut. (AD/Ant//E-1)
 

 

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy meminta sekolah untuk melakukan pengecekan surat keterangan tidak mampu (SKTM) dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB). Hal itu dilakukan untuk menghindari penyalahgunaan SKTM agar diterima di sekolah negeri. Pasalnya, dalam Permendikbud 14/2018 tentang PPDB disebutkan kuota minimal untuk siswa tidak mampu sebanyak 20%. Apakah Anda setuju pihak sekolah harus melakukan pengecekan dan tidak langsung menerima begitu saja SKTM tanpa verifikasi ke lapangan?





Berita Populer

Read More