DPR Nilai Akses Jalan Menuju Venue Pentathlon Memprihatinkan

Penulis: Sumantri Pada: Kamis, 12 Jul 2018, 20:04 WIB Megapolitan
DPR Nilai Akses Jalan Menuju Venue Pentathlon Memprihatinkan

Ist

PELAKSANAAN cabang olahraga (cabor) Pentathlon di Asian Games 2018 yang di gelar di Yayasan Andria Pratama Mulya, Kecamatan Tiga Raksa, Kabupaten Tangerang, Banten dipastikan akan berjalan baik. Meskipun pembangungan venue di cabor tersebut baru dilaksanakan, namun kondisinya sudah dapat dipakai.

"Untuk beberapa venue, seperti kolam renang, saya kira sudah bisa dipakai. Meskipun di sekitar kolam renang saat ini masih dilakukan pemasangan keramik," kata Ketua Komisi X DPR RI, Abdul Fikri Faqih, saat meninjau lokasi cabor Pentathlon di Yayasan Adria Pratama Mulya, Tangerang, Kamis (12/7).

Adapun yang perlu diperbaiki, kata Abdul Fikri, yaitu akses jalan menuju venue Pentathlon. Sepanjang 1,1 Km dari perbatasan Jalan Raya Pusat Pemerintahan, Kabupaten Tangerang dinilainya sampai lokasi sangat memprihatinkan. Selain sempit, jalanan tersebut juga berlubang.

"Pebaikan Infrastruktur ini harus segera diselesaikan sebelum pelaksanaan Asian Games. Mengingat cabang tersebut akan diikuti oleh peserta dari 12 Negara," kata Abdul.

Namun demikian pihaknya merasa yakin, Pemda Kabupaten Tangerang dapat menyelesaikannya, karena dana perbaikan infrasturtur yang mencapai Rp 2 miliar lebih sudah tersedia.

"Perbaikan jalan ini memang agak terlambat, karena pemberitahuan dari pemerintah pusat soal akan dilaksanakanya cabang olahraga Pentathlon di Kabupaten Tangerang baru disampaikan pada Meret 2018 lalu," kata Abdul. (OL-7)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More