Nusantara Trust Segera Launching Blockchain di Bali

Penulis: RS/E-2) Pada: Kamis, 12 Jul 2018, 23:30 WIB Ekonomi
Nusantara Trust Segera Launching Blockchain di Bali

AFP/JACK GUEZ

BERKEMBANGNYA penggunaan cryptocurrency (mata uang digital) di dunia, termasuk di Indonesia, mendo­rong Nusantara Trust Pte Ltd meluncurkan sebuah ekosistem blockchain di Bali, September. Ekosistem itu sekaligus menjadi pilot projects di Indonesia.
“Rencananya blockchain ini di-launching 10 September mendatang,” ujar Henri Morgan Napitupulu, Vice Chairman of The Global Blockchain Application Research Foundation, di Sanur Bali, Kamis (12/7)

Menurut Henri, ekosistem yang menggunakan kekuatan aplikasi berbasis komunitas itu akan mampu memberdayakan masyarakat, perusahaan, serta memperkuat tata kelola yang cerdas. “Prog­ram aplikasi ini menerapkan sharing oriented dan bukan business oriented. Dalam hal ini unsur yang dipangkas seperti proposal, garansi, dan lainnya,” ujar dia.

Menurut Henri, Bali dipilih sebagai pilot project karena kawasan ini merupakan destinasi wisata yang sudah dikenal dunia. Selain itu, faktor pranata sosialnya sudah terbentuk. Nusantara Trust juga sudah menandatangani kerja sama dengan perusahaan daerah Pemprov Bali, Juni, di Singapura.

Direktur Utama Perusahaan Daerah Pemprov Bali Nyoman Baskara mengatakan optimistis penerapan blockchain di Bali akan efektif. “Saya optimistis karena Bali sangat terbuka dengan hal-hal yang inovatif,” ujarnya.

Diketahui, sebagian besar dunia teknologi cryptocurrency seperti bitcoin mengandalkan bentuk basis data karena memiliki keunggulan mampu melacak volume transaksi yang besar dan aman. Teknologi yang digunakan banyak mata uang digital itulah yang disebut blockchain. (RS/E-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More