PAN Tidak Ngotot untuk Pencapresan

Penulis: M. Taufan SP Bustan Pada: Kamis, 12 Jul 2018, 19:30 WIB Politik dan Hukum
PAN Tidak Ngotot untuk Pencapresan

Ist

MESKI Partai Amanat Nasional (PAN) masih berharap kadernya yang dipilih sebagai calon wakil presiden untuk mendampingi Prabowo Subianto, namun PAN tetap masih membuka pintu komunikasi untuk semua partai.

Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PAN Yandri Sosanto menyebutkan, sampai saat ini komunikasi masih terus berjalan. Termasuk lanjutnya, komunikasi bersama Demokrat.

“Sebagaimana kita ketahui kan Demokrat yang menginginkan untuk membentuk poros baru di luar poros yang telah ada saat ini,” terangnya saat menjadi narasumber dalam diskusi Dialektika Demokrasi dengan tema 'Menakar Cawapres 2019, Parpol Koalisi Pecah Kongsi atau Tetap Solid di Media Center, Gedung Nusantara III, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (12/7).

Yandri mengaku, menjelang pilpres 2019 PAN tidak begitu ngotot. Karena, PAN memahami betul di dalam koalisi tempatnya membangun kesepakatan dan kebersamaan antara satu partai ke partai lainnya.

“Jadi PAN tetap santai saja, namun komunikasi terus berjalan,” ujarnya.

Yandri menambahkan, jika koalisi PAN dan Gerindra terjadi maka koalisi yang dibentuk memenuhi syarat presidential threshold 20 persen sebagaimana yang diisyaratkan dalam UU Pemilu.

“Pastinya cukup, tinggal bagaimana dinamika kedepan yah. Kita tunggu aja,” tandas Anggota Komisi II DPR Ri itu. (OL-4)

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More