Tidak Punya Garasi, Kendaraan Akan Diderek

Penulis: Haufan Hasyim Salengke Pada: Kamis, 12 Jul 2018, 16:59 WIB Megapolitan
Tidak Punya Garasi, Kendaraan Akan Diderek

MI/Haufan Hasyim Salengke

PEMILIK kendaraan bermotor wajib untuk memiliki garasi sebagai tempat parkir, dan melarang parkir di ruang milik jalan. Aturan tersebut termuat dalam Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2014 tentang Transportasi.

Namun peraturan itu belum sepenuhnya berjalan, masih banyak warga yang 'menginapkan' kendaraan di tepi jalan hingga menimbulkan kemacetan.

"Tetap kalau mereka (warga) nggak punya garasi lalu parkir dijalan ya kita derek sesuai aturan," ujar Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan, Christianto, saat ditemui di kantornya, Kamis(12/7).

Sebenarnya, kata dia, ada solusi bagi warga yang memang tidak bisa memiliki garasi karena keterbatasan ruang di rumah. Misalnya, bersama-sama dengan warga yang memiliki masalah serupa menyewa lahan kosong.

Mengenai penerapan Perda, Christianto mengatakan harus ada dukungan penuh dan kerja sama dari kepolisian. Kewajiban pemilik mobil untuk memiliki garasi harus betul-betul ditegakkan sebagai syarat penerbitan STNK.

"Harusnya dari kepolisian ada kerja samanya, kepolisian belum mensyaratkan itu untuk pembuatan STNK. Sekarang kita kalau beli mobil belum diminta itu. Jadi sampai saat ini masih penindakan saja, tetap derek," pungkasnya.(OL-6)

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More