Besarnya Biaya Belanja Pegawai Picu Perlambatan Pembangunan

Penulis: Gana Buana Pada: Kamis, 12 Jul 2018, 16:29 WIB Megapolitan
Besarnya Biaya Belanja Pegawai Picu Perlambatan Pembangunan

MI/Galih Pradipta

BESARNYA anggaran belanja pegawai sebaiknya diikuti dengan penjelasan yang konkrit. Hal ini disampaikan Direktur Center for Budget Analysis (CBA), Ucok Sky Khadafi, sebaiknya ada pengawasan penggunaan anggaran honor pegawai tenaga kontrak (TKK) oleh lembaga hukum tindak pidana korupsi.

“Untuk jenis anggaran belanja langsung, nilainya memang sangat fantastis. Hal ini akan berdampak pada pengurangan belanja tak langsung atau pembangun daerah, dan masyarakat yang paling merasakan,” ungkap Ucok, Kamis(12/7).

Banyak kegiatan pembangunan akan dipangkas, demi menutupi pengeluaran untuk belanja pegawai.

Sebelumnya diberitakan, anggaran honor bagi TKK di Kota Bekasi mencapai Rp700 miliar pada 2018. Dana sebesar ini digunakan untuk menggaji sekitar 10 ribu TKK yang bekerja di lingkup Pemerintahan Kota Bekasi.

Anggaran tersebut meningkat lantaran ada peningkatan jumlah pegawai TKK di Kota Bekasi. Pada 2017, besaran anggaran honor TKK dianggarkan hanya sebesar Rp390 miliar untuk menggaji sebanyak 5.151 orang TKK.(OL-6)

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More