Terekam CCTV Curi Tas di Mall, Komplotan Sekeluarga Ditangkap Polisi

Penulis: Depi Gunawan Pada: Kamis, 12 Jul 2018, 15:40 WIB Nusantara
Terekam CCTV Curi Tas di Mall, Komplotan Sekeluarga Ditangkap Polisi

Ist

AKSI tak terpuji dilakukan seorang ibu, Ayu Apriyanti yang mengajak kedua orang anaknya, Noviyanti dan Ima Nursanti mencuri tas di toko Puffy Shop Cimahi Mall, Sabtu (7/7). Aksi pencurian tersebut terekam kamera pengawas (CCTV) yang terpasang di toko.

Berbekal kamera CCTV dan laporan korban, pihak kepolisian langsung membentuk tim untuk menyelidiki serta memburu para pelaku. Tak butuh waktu lama, polisi akhirnya bisa membekuk para pelaku di rumahnya di Kampung Cibodas, Kelurahan Utama, Kecamatan Cimahi Selatan pada Kamis (12/7).

Saat diperiksa di Mapolsek Cimahi, Ayu mengakui perbuatannya. Dia mengatakan, aksinya itu dilakukan secara spontan dan sama sekali tidak ada niatan untuk mencuri tas di toko Puffy Shop. 

Pada awalnya, ia dan kedua anaknya hanya ingin mengajak jalan-jalan dengan membawa cucunya ke Cimahi Mall.

"Hanya spontan, niatnya hanya ingin bawa cucu berjalan-jalan ke mall," singkat Ayu ketika diinterogasi anggota Polsek Cimahi, Kamis (12/7).

Kapolsek Cimahi, Kompol Indarto mengatakan, setelah aksi pencurian di Cimahi Mall viral di media sosial, pihaknya segera memeriksa rekaman CCTV serta para saksi. Ketiganya bisa dibekuk tanpa perlawanan.

"Setelah dibawa dan diperiksa di kantor polisi, serta memperlihatkan barang bukti rekaman CCTV, mereka mengakui telah mencuri dua buah tas. Bahkan mereka sempat panik, ketika wajah mereka terpampang jelas dalam rekaman yang menyebar di media sosial," ungkapnya.

Ketiganya masih diperiksa secara intensif oleh penyidik Unit Reskrim Polsek Cimahi. Pasalnya, tak menutup kemungkinan jika komplotan ini melakukan aksi serupa di tempat lainnya.

"Akibat perbuatannya, para pelaku dijerat pasal 363 KUHPidana tentang pencurian dengan pemberatan (curat) dengan ancaman pidana di atas lima tahun," bebernya. (OL-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More