Rumah Kos 8 Mahasiswa UI Asal Korea Digasak Komplotan Pencuri

Penulis: Kisar Rajaguguk Pada: Kamis, 12 Jul 2018, 14:50 WIB Megapolitan
Rumah Kos 8 Mahasiswa UI Asal Korea Digasak Komplotan Pencuri

Ilustrasi

RUMAH kos delapan mahasiswa Universitas Indonesia (UI) asal Korea digasak komplotan pencuri di Kompleks Kondokos Anak Juragan (KAJ) RT 002 RW 02 Kelurahan Kukusan, Kecamatan Beji, Kota Depok. Dari tempat itu komplotan garong berhasil menguras sejumlah barang berharga berikut uang rupiah dan dollar Korea.

Tiga pencuri spesialis rumah kos yang telah melakukan kejahatan di lebih dari dua kali Tempat kejadian perkara (TKP). Akhirnya tertangkap aparat kepolisian kemudian ditahan Polres Kota Depok.

Tiga pelaku ialah M. Ialudin, warga Kepulauan Seribu Utara, Suratiho Zepanya, warga Jalan Pepaya Raya Kelurahan Jagakarsa Jakarta Selatan, dan Asep Awaluddin warga Kampung Pitara Pancoran Mas, Kota Depok..

Juru bicara Polres Kota Depok Inspektur I Made Budi mengatakan tiga pelaku ditangkap Satuan Reserse Kriminal Polres Kota Depok bersama Polsek Beji di kawasan RT 002 RW 02 Kelurahan Kukusan atau tidak jauh dari Kompleks KAJ. 

“Tiga pelaku pencurian ternyata bekerja sebagai Office boy (OB) Kompleks KAJ,“ kata Made, Kamis (12/7).

Penangkapan dilakukan berawal dari laporan salah satu korban bernama Ryu Seong Hun mahasiswa UI asal Korea kepada penyidik Polsek Beji, Selasa (10/7) pukul 22.30 WIB. Selain laporan, korban juga menyerahkan sebuah Spy camera (kamera pengintai) yang dipasang korban di rumah kos KAJ.

Berdasarkan bantuan Spy Camera. Maka, Rabu (11/7) polisi gabungan Polres Kota Depok dan Polsek Beji menggulung ketiga OB kos KAJ tersebut dan kemudian menggiringnya langsung ke Mapolres Depok.

Dengan dilanjutkan penyitaan barang bukti hasil curian. Di antaranya, tiga buah ponsel, 200 buah keeping keping logam Korea, Satu lembar pecahan mata uang Korea senilai 5000 Wom dan 50.000 Wom. Berikutnya, satu lembar pecahan 10 dollar AS, empat lembar pecahan Rp100 ribu dan 58 lembar pecahan Rp50 ribu.

Koordinator korban dan pelapor, Ryu Seong Hun mengungkapkan bahwa mereka beberapa hari terakhir sering mengeluhkan kamar yang mereka tempati sering acak-acakan. 

“Begitupun uang mereka di lemari juga sering hilang,“ katanya.

Untuk mengungkap siapa pelaku pencurian, kedelapan mahasiswa asal Korea itu bersepakat membeli alat pendeteksi Spy Camera yang selanjutnya ditempatkan di salah satu pojok di kamarnya.

“Nah, beberapa hari setelah terpasang tiga OB KAJ kembali beraksi hingga akhirnya tertangkap Camera. Selasa (10/7) pukul 10.30 WIB, kami melapor ke petugas Satpam diteruskan ke Polsek Beji dan Polres Kota Depok,“ katanya. (OL-3)
 

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More