Anies : Antar Anak Sekolah Untuk Bangun Komunikasi Dengan Pendidik

Penulis: Nicky Aulia Widadio Pada: Kamis, 12 Jul 2018, 14:37 WIB Megapolitan
Anies : Antar Anak Sekolah Untuk Bangun Komunikasi Dengan Pendidik

ANTARA

GUBERNUR DKI Jakarta, Anies Baswedan, memberi kelonggaran waktu kepada pegawai negeri sipil (PNS) di lingkup Pemprov DKI, dan pegawai badan usaha milik daerah (BUMD) DKI untuk mengantar anak-anak mereka di hari pertama sekolah pada Senin (16/7) mendatang.

Imbauan itu disampaikan melalui Seruan Gubernur DKI Jakarta Nomor 9 Tahun 2018 tentang Hari Pertama Masuk Sekolah. Anies akan memberi dispensasi waktu hingga pukul 09.30, agar pegawai bisa mengantarkan anak-anak mereka lebih dulu.

"Saya berharap semua orang tua sempat mengantar, kita beri dispensasi untuk pegawai Pemprov dan BUMD untuk mengantarkan anaknya sebelum bekerja, kita beri waktu sampai pukul 09.30," kata Anies di Jakarta Pusat, Kamis(12/7).

Anies juga mengimbau agar perusahaan-perusahaan lain di Jakarta memberi keringanan serupa. Tujuannya agar orangtua, dan guru sebagai sesama pendidik anak bertemu serta menjalin komunikasi.

"Saya berharap diberikan kesempatan. Kenapa ini penting, tujuannya agar orangtua bertemu dengan guru. Jangan di drop di depan pagar, tapi turun antarkan ketemu dengan guru," tuturnya.(OL-6)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy meminta sekolah untuk melakukan pengecekan surat keterangan tidak mampu (SKTM) dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB). Hal itu dilakukan untuk menghindari penyalahgunaan SKTM agar diterima di sekolah negeri. Pasalnya, dalam Permendikbud 14/2018 tentang PPDB disebutkan kuota minimal untuk siswa tidak mampu sebanyak 20%. Apakah Anda setuju pihak sekolah harus melakukan pengecekan dan tidak langsung menerima begitu saja SKTM tanpa verifikasi ke lapangan?





Berita Populer

Read More