KPK Periksa Dirjen Disdukcapil Kemendagri Terkait Kasus e-KTP

Penulis: Nurjiyanto Pada: Kamis, 12 Jul 2018, 14:35 WIB Politik dan Hukum
KPK Periksa Dirjen Disdukcapil Kemendagri Terkait Kasus e-KTP

MI/Susanto

KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dirjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Zudan Arief Fakrulloh sebagai saksi untuk tersangka kasus korupsi KTP elektronik (e-KTP) Markus Nari. Pemeriksaan tersebut merupakan penjadwaan ulang karena sebelumnya Zudan tak hadir memenuhi panggilan KPK. Zudan pun meminta pemeriksaannya dijadwalkan ulang.

"Dia akan diperiksa sebagai saksi untuk MN," kata juru bicara KPK, Febri Diansyah dalam keterangan tertulis, Kamis, (12/7).

Selain Zudan, KPK juga memanggil mantan anggota DPR, Rindoko Dahono Wingit serta dua pegawai PNS di Dirjen Dukcapil sebagai saksi. Ketiganya dipanggil untuk memberikan kesaksian untuk tersangka mantan anggota DPR Fraksi Golkar Markus Nari.

Sebagai informasi, Markus Nari sendiri ditetapkan oleh KPK sebagai tersangka karena diduga menerima uang guna memuluskan pembahasan anggaran untuk perpanjangan proyek tahun anggaran 2013. Ia diduga menerima uang yang diserahkan oleh Sugiharto sebesar Rp 4 miliar.

Tidak hanya itu, Markus juga diduga menerima uang dari kasus pengadaan e-KTP sebesar USD400 ribu dalam sidang putusan Andi Narogong. (OL-7)

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More