Mahfud Bisa Dianggap Hambat Cak Imin

Penulis: Antara Pada: Kamis, 12 Jul 2018, 11:39 WIB Politik dan Hukum
Mahfud Bisa Dianggap Hambat Cak Imin

MI/Rommy Pujianto

MAHFUD MD, yang namanya santer dikabarkan menjadi salah satu kandidat calon wakil presiden (cawapres) untuk Joko Widodo, belum tentu akan didukung Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Hal ini dikatakan pengamat politik Lingkar Madani Indonesia, Ray Rangkuti, yang juga melihat mantan ketua MK dan wakil ketua umum Dewan Tanfidz DPP PKB periode 2002-2005 bisa dianggap sebagai kompetitor ketua umum PKB, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin.

Lantaran partai yang memiliki basis dukungan massa dari Nahdlatul Ulama (NU) ini sudah mendeklarasikan nama Cak Imin sebagai kandidat cawapres untuk Jokowi.

"Mahfud bisa saja jadi cawapres, cuma belum tentu serta merta didukung PKB. Lalu jadi kompetitornya Cak Imin, PKB bisa menganggap dia menjadi penghambat," kata Ray Rangkuti, Kamis(12/7).

Terlepas dari persoalan PKB, Ray berpendapat rekam jejak karir Mahfud di pemerintahan menjadi salah satu keunggulan, yang membuat mantan anggota DPR RI tersebut pantas dilirik menjadi pendamping Jokowi.

"Selain itu, tidak hanya sebagai orang yang ahli di bidang hukum, dia juga dekat dengan umat. Jokowi bisa diuntungkan dari sisi kedekatan Mahfud dengan umat," pungkasnya.(OL-6)

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More