Kylie Jenner di Ambang Jadi Miliarder

Penulis: Basuki Eka Purnama Pada: Kamis, 12 Jul 2018, 12:30 WIB Hiburan
Kylie Jenner di Ambang Jadi Miliarder

AFP PHOTO / Angela WEISS

BARU berusia 20 tahun, anggota termuda klan Kardashian, Kylie Jenner berada dalam jalur untuk menjadi miliarder termuda di Amerika Serikat (AS). Hal itu diungkapkan majalah Forbes, Rabu (11/7).

Perempuan yang baru melahirkan putri pertamanya Stormi pada Februari lalu telah mendirikan Kylie Cosmetics pada dua tahun lalu. Perusahaan itu telah menjual kosmetik senilai US$630 juta.

Forbes secara konservatif menghargai perusahaannya sebesar US$800 juta dan meningkatkan nilai keseluruhan Jenner menjadi US$900 juta dengan memasukkan pendapatan dari program televisi, iklan, dan pendapatan setelah dipotong pajak.

Jenner menguasai 100% saham perusahaan itu yang menjual satu set lipstik dan lip liner.

Jenner telah menjadi orang termuda dalam daftar perempuan terkaya di AS dan pertumbuhan dalam tempo satu tahun ke depan akan menjadikan dia menjadi miliarder termuda sepanjang sejarah mengalahkan Mark Zuckerberg yang menjadi miliarder di usia 23 tahun.

"Terima kasih @Forbes atas artikel dan pengakuannya. Saya sangat beruntung bisa mengerjakan hal-hal yang saya cintai," cicit Jenner sembari menampilkan halaman depan majalah Forbes.

Kesuksesan Jenner berasal dari ketenaran program televisi realitas yang dibintanginya serta kemampuannya memanfaatkan media sosial. Saat ini, Jenner memiliki 110 juta follower di Instagram, 25,6 juta di Twitter, dan 16,4 juta follower akun perusahaan miliknya.

Forbes mengatakan perusahaan Jenner hanya mempekerjakan tujuh pekerja penuh waktu dan lima pekerja paruh waktu. Adapun pembuatan, pemaketan, dan penjualan di-outsource-kan.

"Dengan ringannya perusahaan Jenner, biaya produksi dan pemasaran sangat minim. Keuntungannya yang besar langsung masuk ke kantong Jenner," ungkap Forbes. (AFP/OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

MENTERI Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan berdasarkan pembicaraan dengan Google, raksasa internet itu akan berhenti menerima iklan politik jelang Pilpres 2019. Ini merupakan kebijakan pihak Google untuk tidak terlibat dalam ranah politik. Bagaimana menurut Anda kebijakan Google ini?





Berita Populer

Read More