Barcelona Datangkan Rabiots dari PSG

Penulis: Kautsar Halim Pada: Kamis, 12 Jul 2018, 12:15 WIB Sepak Bola
Barcelona Datangkan Rabiots dari PSG

Adrien Rabiot -- AFP PHOTO / FRANCK FIFE

BARCELONA berhasil mencapai kesepakatan dengan Paris Saint-Germain untuk merekrut Adrien Rabiots yang baru berusia 23 tahun. Rabiots akan memperkuat Blaugrana mulai musim depan.

Sebagai salah satu syarat kepindahan, Rabiots sempat meminta gaji sebesar 133 ribu pound sterling atau sekitar Rp2,5 miliar per pekan. Dan permintaan itu pun akhirnya mampu disanggupi Barcelona.

Ibunda Adrien yang juga sekaligus agen sang pemain tidak mempermasalahkan adanya transfer ini. Sebab, durasi kontrak kerja putranya bersama PSG juga memasuki tahun terakhir pada musim depan.

Selain itu, pihak PSG memang berminat menjual Rabiots pada bursa transfer musim panas ini. Itu mereka lakukan agar sang pemain tidak hengkang dengan status bebas transfer dan klub pun bisa mendapat keuntungan dari kepergiannya.

Rabiots sudah bergabung dengan skuat inti PSG sejak 2012. Hingga saat ini, ia sudah membantu Les Parisiens memenangkan 15 gelar bergengsi, termasuk empat trofi Ligue 1 yang salah satunya adalah treble winner pada musim 2015--2016.

Rabiots lahir di Saint-Maurice, Val de Marne pada 1995 silam. Sebelum menjadi pemain senior, Rabiots juga pernah menimba ilmu di klub Creteil Lusitanos dan Manchester City.

Selain Rabiots, kabarnya Barcelona juga sedang membidik bintang Chelsea, Eden Hazard. Penandatangan kontrak baru winger timnas Belgia itu bahkan disebutkan bakal terjadi seusai Piala Dunia 2018. (Medcom/OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More