Meski Sedih, Pendukung Inggris Tetap Bangga

Penulis: Basuki Eka Purnama Pada: Kamis, 12 Jul 2018, 09:15 WIB Sepak Bola
Meski Sedih, Pendukung Inggris Tetap Bangga

AFP/Tolga AKMEN

GELOMBANG kegembiraan berubah menjadi patah hati saat sekitar 30 ribu pendukung Inggris yang memadati Hyde Park, London, Kamis (12/7) dini hari WIB, menyaksikan the Three Lions kalah dari Kroasia di laga semifinal Piala Dunia 2018.

"Saya sangat, sangat sedih," ujar Laura Russon, 31, sembari menangis. "Tapi, saya tetap bangga 100% untuk mereka."

Segerombolan pendukung dengan wajah kelam bergerak meninggalkan taman itu sementara beberapa orang bertahan untuk bertepuk tangan bagi tim muda yang tampil melebihi ekspektasi di Rusia.

Di awal laga, optimisme para pendukung Inggris sangat tinggi. Tim St George's Cross itu mencetak gol di penampilan perdana mereka di semifinal pertama dalam tempo 28 tahun.

"Ini adalah kali pertama dalam hidup saya Inggris berhasil mencapai sejauh ini," ujar Murad Huseynov, 23. "Ini adalah sejarah."

Lebih dari separuh skuat Inggris bahkan belum lahir saat the Three Lions terakhir tampil di semifinal Piala Dunia. Bahkan arsitek Gareth Southgate lahir empat tahun setelah Inggris terakhir kali mencapai final pada 1966.

Shaun Bailey, 48, mengenang kekalahan Inggris di penampilan terakhir mereka di semifinal pada 1990 dari Jerman Barat.

"Waktu telah berubah. Itu 28 tahun lalu. Tidak ada lagi pemain bintang namun kami bermain sebagai sebuah tim," ungkapnya. (AFP/OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More