Polda Jatim Fokus Pulihkan Bocah Korban Bom

Penulis: (FL/UL/AU/N-2) Pada: Rabu, 11 Jul 2018, 20:59 WIB Nusantara
Polda Jatim Fokus Pulihkan Bocah Korban Bom

ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/

KONDISI kesehatan UF, 3, mulai membaik, Rabu (11/7). . Namun, korban ledakan bom milik ayahnya sendiri, Ahmad Abdul Robbani alias Abu Ali alias Anwardi alias Abdullah, itu masih harus dirawat intensif di Rumah Sakit Bhayangkara Kepolisian Daerah Jawa Timur.

“Luka bakar di bagian wajahnya mulai mengering. Kami serius memperhatikan perkembangan kesehatannya dan penanganannya selalu disesuaikan dengan UU Perlindungan Anak,” papar Kepala Bidang Humas Polda Jatim Komisaris Besar Frans Barung Mangera, di Surabaya, Rabu (11/7).

Nahas yang menimpa UF terjadi di rumah kontrakan di Kelurahan Pogar, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, Kamis (5/7). Anwar Abdullah memilih melarikan diri, meski keluarganya menjadi korban bom yang ia rakit sendiri.

Anwar merupakan anggota kelompok teroris kambuhan. Ia pernah ditahan selama empat tahun di Lembaga Pemasyarakatan Cipinang atas kasus bom sepeda di Kalimalang, Jakarta Timur, pada 2010.

Frans Barung menambahkan, Polda Jawa Timur memiliki pengalaman menangani anak-anak yang orangtuanya terlibat jaringan terorisme. Mei lalu, tujuh anak dibina dan diamankan, sebelum diserahkan ke Kementerian Sosial untuk pembinaan dan deradikalisasi.

Untuk korban bom Bangil, selain menangani masalah kesehatan, tim medis RS Bhayangkara juga melakukan pendampingan dan pelayanan psikis. “Biaya perawatan ditanggung Gubernur Jawa Timur Soekarwo dan Polda Jawa Timur,” sambungnya. Di Cirebon, Jawa Barat, Detasemen Khusus 88 Mabes Polri menangkap SR, terduga teroris. Pelaku diduga terkait dengan jaringan teroris yang akan menyerang markas Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, awal Mei lalu.

SR ditangkap di RW 18 Kelurahan Larangan, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, pada Selasa (10/7) malam. “Dia baru keluar dari rumah saudaranya di sini, ketika beberapa petugas menangkap dan membawanya,” kata Ketua RW 18, Sartono.

Penangkapan terduga teroris juga terjadi di Babadan, Plumbon, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta. Tim Densus 88 meringkus Saf, 33, istrinya, AF, 19, dan anak mereka Khod, 6. Petugas menyita barang bukti berupa busur panah, samurai­, pisau, komputer jinjing, setumpuk buku tentang jihad, satu mobil, dan satu sepeda motor. (FL/UL/AU/N-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

MENTERI Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan berdasarkan pembicaraan dengan Google, raksasa internet itu akan berhenti menerima iklan politik jelang Pilpres 2019. Ini merupakan kebijakan pihak Google untuk tidak terlibat dalam ranah politik. Bagaimana menurut Anda kebijakan Google ini?





Berita Populer

Read More