Sektor Ganda Campuran Mencari Pengganti Liliyana

Penulis: Nurul Fadillah Pada: Rabu, 11 Jul 2018, 17:59 WIB Olahraga
Sektor Ganda Campuran Mencari Pengganti Liliyana

MI/ROMMY PUJIANTO

SOSOK pengganti atlet bulutangkis, Liliyana Natsir, di sektor ganda campuran masih menjadi misteri. Meski demikian, tampaknya tim pelatih sudah mengantungi nama-nama yang akan menjadi pengganti pendamping Tontowi Ahmad tersebut.

Liliyana memutuskan gantung raket pada akhir tahun ini. Keputusan diambil Liliyana setelah dua tahun menunda masa pensiunnya.

Sebelumnya, Liliyana berencana pensiun pascameraih gelar Olimpiade Rio 2016 bersama Tontowi. Namun, tidak pernah meraih gelar Asian Games, dan momentum Indonesia sebagai tuan rumah menjadi alasan bagi Liliyana untuk menunda masa pensiunnya.

Asisten pelatih ganda campuran, Vita Marissa, mengatakan tim pelatih meminta Liliyana mempertimbangkan keputusannya itu. Namun, untuk antisipasi, tim mulai mencari pengganti Liliyana.

"Sebenarnya realistis itu pelapis utama (untuk mendampingi Tontowi), tetapi semua tentu tidak menutup kemungkinan. Kita mengincar Olimpiade Tokyo 2020 artinya kita memiliki waktu dua tahun untuk membentuk ganda campuran baru," ujar Vita saat ditemui media di Jakarta, Rabu(11/7).

Vita belum bisa mengungkapkan siapa saja atlet yang namanya masuk dalam daftar tim pelatih untuk dipasangkan dengan Tontowi.

"Ada, tapi namanya masih belum bisa disebutkan, nanti saja karena kita belum mau membicarakan yang belum pasti. Yang pasti atlet yang paling siap untuk mendampingi Tontowi akan dipilih, kita akan melihat perkembangan ke depannya bagaimana," lanjut Vita.

Pelatih berusia 37 tahun tersebut mengakui, untuk menemukan pasangan dengan chemistry yang pas dalam waktu dua tahun bukan hal yang mudah. Vita berkaca dengan kondisi Liliyana ketika itu harus berpisah dengan dirinya yang memutuskan pensiun, dan harus berpasangan dengan Tontowi.

"Saat itu, Liliyana dan Tontowi juga membutuhkan waktu karena untuk penyesuaian itu tidak bisa dalam waktu setahun-dua tahun. Dulu begitu saya mundur, dia bisa gantikan posisi saya dengan Nova. Tetapi itu karena Liliyana atlet yang spesial dan Nova pun spesial sehingga tidak sulit, tetapi Tontowi itu sudah lama dengan Liliyana sehingga tak gampang mencari penggantinya," tuturnya.

Liliyana menambahkan, Tontowi harus siap untuk berpisah dengan dirinya. Sebagai atlet senior, lanjut Liliyana, Tontowi harus mampu membawa dan membimbing pasangannya nanti.

"Semua tentu butuh proses dan waktu, meskipun Tontowi itu dasarnya sudah matang tetapi untuk berpasangan dengan yang baru belum tentu cocok, maka butuh kesabaran dan leadership Tontowi untuk membimbing rekannya. Dulu saya juga begitu saat baru berpasangan dengan Tontowi saya merasa ragu bisa membawa Tontowi tetapi akhirnya saya bisa, karena itu, butuh jiwa pemimpin dan kematangan itu untuk membawa atlet yang lebih muda," pungkas Liliyana.(OL-6)

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More