10 Cawapres Jokowi Disukai Rakyat

Penulis: M Taufan SP Bustan Pada: Senin, 09 Jul 2018, 08:51 WIB Politik dan Hukum
10 Cawapres Jokowi Disukai Rakyat

Dok.MI/Arya Manggala

POLITIKUS Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Achmad Baidowi, menegaskan Presiden Joko Widodo telah mengantongi sejumlah nama untuk menjadi pendamping pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Para ketua umum partai koalisi pun sudah mengetahui nama-nama tersebut.

Baidowi menambahkan, keputusan soal siapa calon wakil presiden akan diumumkan mendekati masa pendaf­taran ke Komisi Pemilihan Umum (KPU). Pendaftaran akan dibuka pada 4-10 Agustus 2018. “Pasti last minute,” kata Achmad kepada Media Indonesia di Jakarta, kemarin.

Anggota Komisi II DPR RI itu mengatakan Presiden Jokowi menunggu persetujuan dari ketua partai koalisi yang diambil lewat rapat khusus. “Ada 10 nama yang sudah dipegang Pak Jokowi. Tinggal dibahas bersama ketua partai koalisi yang ada. Kita tunggu saja,” terangnya.

Sekretaris Jenderal Partai NasDem Jhonny G Plate membenarkan peng-umuman nama calon pendamping Joko Widodo pada Pilpres 2019 pasti akan segera dilakukan.

“Sudah ada. Yang pasti calonnya disukai rakyat. (Cawapres) diputuskan bersama partai koalisi dan tentunya bisa bekerja sama dengan Jokowi,” terang Jhonny saat berbincang-bincang dengan Media Indonesia di Jakarta, kemarin.

Terkait dengan informasi yang menyebutkan calon pendamping Jokowi telah mengerucut ke dua nama, Jhonny membantah hal tersebut. “Kalau dibi­lang arahnya ke Mahfud MD dan Ketua Umum DPP PPP Romahurmuziy, kami belum mendengar itu karena belum ada keputusan langsung,” imbuh dia.

Sebelumnya, Presiden Jokowi membenarkan akan segera mengumumkan calon wakil presiden. “Sudah ada, tinggal diumumkan. Ini kan tinggal menunggu berapa hari. Masak enggak sabar?” ujarnya saat hadir dalam Rembuk Nasional Aktivis 98 di Jakarta, Sabtu (7/7).

Jokowi merupakan satu-satunya ca-lon presiden yang sudah memenuhi syarat ambang batas pencalonan dari partai politik. Ia tinggal menunggu lawan. Beberapa nama penantang Jokowi sudah bermunculan, seperti Prabowo Subianto, Amien Rais, dan Anies Baswedan.

Polemik Anies
Partai Gerindra membantah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah ditetapkan sebagai cawapres Prabowo Subianto untuk maju dalam Pilpres 2019. Hal itu sekaligus menepis pernyataan Wakil Ketua Umum DPD Partai Gerindra Jawa Barat Anggawira.

“Enggak betul, belum ada keputusan. Orang masih dibahas oleh Pak Prabowo Subianto bersama partai-partai lain. Masih belum (ada keputusan),” kata Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Ferry Juliantono.

Untuk diketahui, Wakil Ketua Umum DPD Partai Gerindra Jawa Barat Anggawira mengatakan PKS dan PAN telah menyetujui Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk maju sebagai calon wakil presiden yang mendampingi Prabowo Subianto.

Ferry menambahkan, cawapres Prabowo masih dibahas dan dimatangkan bersama partai lainnya, termasuk sembilan nama capres/cawapres yang diajukan PKS. “Ya masih terus kita bahas, masih kita godok, masih lama. Termasuk akan ada pertemuan dengan Ketua Umum Demokrat dan Ketua Umum Gerindra,” cetusnya.

Di sisi lain, Ketua Umum PBNU Said Aqil Siroj meminta Anies tidak tergiur untuk mengikuti Pilpres 2019. Menurut dia, lebih baik mantan menteri pendidikan dan kebudayaan itu menata DKI Jakarta. “Selesaikan dulu jadi gubernur. Menurut saya ya,” kata Said Aqil. (Nur/Pol/P-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

MENTERI Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan berdasarkan pembicaraan dengan Google, raksasa internet itu akan berhenti menerima iklan politik jelang Pilpres 2019. Ini merupakan kebijakan pihak Google untuk tidak terlibat dalam ranah politik. Bagaimana menurut Anda kebijakan Google ini?





Berita Populer

Read More