Tinju dengan Musik Berdentum

Penulis: Ferdian Ananda Pada: Minggu, 08 Jul 2018, 06:40 WIB Weekend
Tinju dengan Musik Berdentum

MI/PIUS ERLANGGA

ALUNAN musik terdengar keras, perlahan temponya semakin cepat. Diiringi musik itu tiga orang pria dan seorang perempuan melancarkan pukulan ke samsak tinju. Gerakan mereka cepat dan gesit.

Di samping mereka, ada dua orang instruktur yang memantau jeli gerakan. Jika ada yang salah, segera gerakan diperbaiki.

Itulah gambaran kelas boom yang baru diluncurkan Fitness First.

Boom ialah sebuah pengalaman olahraga boxing yang berintensitas tinggi selama 45 menit. Seperti terlihat dalam acara di Kuningan, Jakarta, Rabu (4/7) itu, tidak hanya musik, tetapi juga paduan gerakan yang menjadi pembeda dengan tinju pada umumnya.

Olahraga tinju dikenal memiliki dua jenis gerakan, yakni anaerobik dan aerobik. Gerakan anaerobik ialah gerakan berintensitas tinggi dalam jangka waktu pendek. Contoh gerakan ini ialah pukulan jab, uppercut, dan hook. Gerakan ini berfungsi untuk meningkatkan kekuatan dan melatih daya tahan otot.

Sementara itu, gerakan aerobik ialah gerakan yang dilakukan dalam intensitas sedang untuk jangka waktu lama. Bentuk gerakan ini ialah gerakan kaki petinju. Gerakan aerobik ini banyak bermanfaat untuk membakar lemak.

Dalam kelas boom, fokus ada pada gerakan anaerobik, tetapi mereka hanya menggunakan teknik dasar tinju. Di sisi lain, ada pula gerakan yang tidak umum pada tinju, yakni push-up.

Group Fitness First Manager Pacific Place dan Cibubur Junction, Aurelia Linda, menjelaskan bahwa kelas itu dirancang agar peserta dapat berlatih seperti petinju sekaligus meningkatkan kekuatan otot dan kardiovaskular. Tak hanya untuk bela diri, olahraga keras ini juga ditujukan untuk penurunan berat badan.

Dari pemula sampai mahir

Aurelia menjelaskan jika kelas boom dibuat seiring dengan tren latihan boxing yang kian digemari kaum urban, termasuk para perempuan.

"Boom sangat cocok bagi pemula maupun petinju ahli, karena setiap individu dapat mengikutinya sesuai dengan tingkat kecepatan dan intensitas, meningkatkan maupun menurunkan kecepatan sesuai dengan kemampuan masing-masing," jelasya.

Ia memastikan, jika boom dapat membantu peserta membakar kalori dan lemak sekaligus meningkatkan definisi otot, koordinasi, kekuatan, kecepatan, dan stabilitas otot perut (core stability).

"Instruktur boom kami berfokus pada personal training, group fitness training, dan fight training, juga baru-baru ini telah menyelesaikan latihan khusus instruktur untuk boom, jadi Anda dijamin dapat berlatih dibawah naungan profesional yang telah tesertifikasi," paparnya.

Area Group Fitness Manager Fitness First and Boom Program Champion, Marissa Angelica, menjelaskan salah satu manfaat dari mengikuti kelas boom mampu melakukan pembakaran antara 400-600 kalori.

"Kalori yang terbakar sebanyak itu cukup lumayan, dibandingkan treadmill satu jam cuma terbakar 300 kalori," sebutnya.

Selain membakar kalori, perempuan yang akrab disapa Pippo itu menyebutkan kelas olahraga yang termasuk high-intensity interval training (HIIT) ini bermanfaat untuk membangun masa otot.

Dia menjelaskan, ketika melakukan latihan, umumnya boxing mengandalkan gerakan lengan, bahu, tangan, kaki, pinggang, hingga bokong. Semua anggota tubuh berkordinasi dengan baik supaya peserta tetap nyaman bergerak.

Peralatan yang dibutuhkan saat melakukan latihan, yaitu heavy bag (samsak tinju), sarung tangan, boxing hand bag, dan fipper.

Kecuali untuk anak-anak, mengikuti olahraga ini dipebolehkan mulai usia 17 tahun hingga 60 tahun. "Keuntungan lainnya ketika orang rutin boxing pasti punya bekal bela diri dari serangan kejahatan. Apalagi bagi perempuan, sangat membutuhkan ini. Jadi gerakan latihan boxing untuk pemula dirancang tidak berat. Paling tidak, member harus cukup energi dan cedera saat mengikuti kelas," tegasnya. (M-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

MENTERI Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan berdasarkan pembicaraan dengan Google, raksasa internet itu akan berhenti menerima iklan politik jelang Pilpres 2019. Ini merupakan kebijakan pihak Google untuk tidak terlibat dalam ranah politik. Bagaimana menurut Anda kebijakan Google ini?





Berita Populer

Read More