Miara Farm, Urunan Berdayakan Peternak

Penulis: Fathurrozak Pada: Minggu, 08 Jul 2018, 00:40 WIB Weekend
Miara Farm, Urunan Berdayakan Peternak

DOK PRIBADI

KECINTAANNYA pada binatang sejak kecil, menyulut ide bisnis berbasis sosial. Ditambah lagi dengan ramainya rintisan bisnis, Zhilan Faliq Fauzan mengambil peluang untuk masuk dengan membawa kecintaannya melalui ide Miara Farm.

Suatu rintisan bisnis yang berfokus pada peternakan rakyat dengan sistem urunan (crowdfunding) untuk mengoptimalkan potensi peternakan di Indonesia.

Ia melihat sektor peternakan belum tergarap secara maksimal, terbukti dengan salah satunya, permintaan impor daging sapi yang selalu tinggi. Yuk, simak petikan wawancara Muda dengan mahasiswa Jurusan Ekonomi dan Studi Pembangunan IPB ini.

Boleh diceritakan dong, awal mula kamu tercetus ide untuk membuat Miara Farm?

Sejak kecil saya memang sudah tertarik sama dunia binatang. Jadi, Miara Farm itu muncul karena didasari kesenangan saya dengan binatang, khususnya domba dan sapi. Beranjak dewasa, saya mulai berpikir lebih idealis dalam mengembangkan kesukaan saya menjadi bisnis sosial.

Bermunculannya rintisan bisnis di Indonesia juga jadi dorongan tersendiri untuk ikut menciptakan rintisan bisnis yang berfokus pada dunia peternakan.

Kamu melihat ada permasalahan apa sih di dunia peternakan khususnya di Jawa Barat?

Kondisi peternak pada umumnya di Indonesia skala usahanya masih sangat kecil. Permodalan yang mereka dapat pun sangat minim. Padahal, peluang pengembangan usaha ternak khususnya komoditas domba atau kambing dan sapi pedaging itu sangat besar.

Lihat saja, data impor daging sapi Indonesia dari tahun ke tahun itu bernilai sangat besar, artinya apa? Permintaan daging di Indonesia tinggi, tapi suplai dalam negerinya belum memenuhi permintaan.

Ditambah lagi Indonesia sebagai negara muslim terbesar di dunia, itu meningkatkan permintaan hewan ternak domba atau kambing untuk akikah atau kurban.

Di sisi lain juga, pertumbuhan penduduk yang terus terjadi dan pergerakan demografi kependudukan Indonesia menjadi usia produktif itu menambah peluang pengembangan usaha peternakan di Indonesia. Tinggal ada enggak nih yang mau menghubungkan titik-titik tersebut menjadi simpul bisnis pengembangan usaha ternaknya.

Miara Farm berupaya untuk melakukannya. Jadi, memang semangat Miara Farm itu untuk meningkatkan skala usaha peternak rakyat di Indonesia yang pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan peternak rakyatnya.

Kamu kan mahasiswa ekonomi, tetapi justru membuat terobosan di bidang peternakan, bagaimana keterkaitan keduanya?

Dalam ekonomi kan, belajar makro dan mikro ekonomi ya. Di mikro ada tentang produksi, cara meminimkan biaya, memaksimalkan keuntungan, optimalisasi usaha, dan lain sebagainya yang itu bisa saja dihubungkan dengan kegiatan usaha ternak. Terlebih lagi buat saya pribadi, perkuliahan itu ajang kita untuk meningkatkan kapasitas belajar. Jadi, kuliah itu kita belajar untuk belajar. Mengkreasikan olah pikir. Jadi, orangnya lebih adaptif dalam kondisi lingkungan apa pun.

Bagaimana sistematika dan tahapan masyarakat yang ingin berinvestasi dalam skema crowfunding Miara Farm?

Sederhananya, seperti beli barang lewat online aja, hanya yang kita beli di sini ialah slot investasi. Miara Farm di sini juga berupaya untuk menciptakan kesan memelihara yang sesuai dengan namanya, Miara, yang memiliki makna memelihara dalam bahasa Sunda.

Jadi Miara Farm ingin investor yang terlibat itu dapat merasakan memelihara ternaknya melalui twist skema pelaporan proyek kepada investor.

Dengan adanya crowdfunding ini, apa sih yang ingin dituju?

Crowdfunding untuk memperluas peluang dana masyarakat untuk digunakan pada sektor riil, seperti peternakan. Dengan adanya crowdfunding, semakin banyak masyarakat yang akan diuntungkan dalam prosesnya, baik peminjam maupun pemberi dana akan merasakan manfaatnya.

Proses pendanaan pada sektor riil sebenarnya sangat menjanjikan, hitungan saya pasti return yang dapat diterima pemberi modal pada sektor riil menggunakan platform crowdfunding itu dengan mudah mengalahkan return pada sektor tidak riil seperti deposito.

Bagi si peternak, dengan adanya bantuan dana ini pun sangat menguntungkan. Bayangkan saja, apabila seorang peternak domba memiliki enam ekor yang berhasil dijual dengan harga Rp1,5 juta, pendapatannya Rp9 juta dan setelah itu si peternak harus mengeluarkan setengah pendapatannya untuk dibelanjakan bakalan domba. Maka, si peternak hanya mendapatkan penghasilan bersih setengah dari modal awal dengan proses penggemukan 4-6 bulan, hitungan ini pun sudah terbilang cukup baik di kalangan peternak rakyat.

Nah, dengan adanya crowdfunding, peternak tidak harus lagi pusing mengeluarkan dana untuk pembelian bakalan ternak dan usahanya pun dapat dibesarkan.

Sejauh ini sudah sampai mana langkah Miara Farm?

Miara Farm belum rilis, masih pada tahap pematangan ide. Selagi mematangkan ide, saya memperluas jaringan serta belajar beternak dengan metode investasi konvensional (via proposal) bekerja sama dengan peternak domba di daerah Ciampea.

Pendekatan apa yang dilakukan ke peternak, bagaimana respons mereka?

Keinginan mereka sederhana sebetulnya. Peternak rakyat ingin mempunyai pendapatan yang lebih besar saja. Mereka pada umumnya siap untuk kerja banting tulang demi meningkatkan kesejahteraan keluarganya. Contoh pada kelompok ternak yang sedang bekerja sama dengan saya, sangat kooperatif dalam pengelolaan usahanya.

Dengan sedikit pengertian dalam dunia investasi agar investasinya itu dapat berjangka panjang, mereka mengerti untuk berupaya tidak mengecewakan para investor.

Sudah ada berapa mitra peternak dan investor?

Saat ini, ada lima mitra peternak rakyat domba di Desa Cihideung Udik, Ciampea. Investornya ada lima orang. Saat ini kita masih berfokus pada domba dan kambing untuk akikah dan Idul Adha.

Bagaimana kamu melihat potensi Miara Farm?

Peluang dunia peternakan di Indonesia sangat besar. Tentu saya serius dengan Miara Farm, cepat atau lambat Miara Farm akan berdiri menjadi badan usaha pembangunan peternakan di Indonesia. Insya Allah target 2019 Miara Farm telah berdiri. (M-1)

How To:

Ada beberapa tips dan trik untuk Muda yang tertarik dengan dunia peternakan dan bisnis nih dari Zhilan. Apa yang harus kita lakukan dan perhatikan? Berikut poin-poinnya.

1.Validasi Bisnis

Dalam setiap bisnis yang kita ingin geluti, kita harus coba untuk memvalidasi bisnis kita. Memvalidasi bisnis terkait peluang, ancaman, pengembangan usaha, sasaran pasar, dan lain sebagainya sangat penting dalam dunia peternakan.

2. Jangan Sampai Terjebak Mafia

Dalam dunia peternakan di Indonesia memang belum sehat, jangan sampai kita terjebak dalam 'mafia' ternak. Dari ayam sampai sapi ada saja cerita buruknya.

3. Berjejaring

Maka bangunlah jejaring dengan baik dan belajarlah dari hulu ke hilir.

Biodata:

Nama: Zhilan Faliq Fauzan

TTL: Bandung, 3 Januari 1998

Jurusan: Ekonomi dan Studi Pembangunan IPB

Prestasi:

- Finalis Lomba Karya Tulis Ilmiah di UGM pada 2017

- Juara 1 Lomba Business Plan Competition di Ilmu Ekonomi IPB 2017

- Juara 2 Priceza Young Entrepreneur Competition

Berita Terkini

Read More

Poling

TEKA-teki kontestan Pilpres 2019 terkuak sudah. Joko Widodo akhirnya memilih Ketua Umum MUI Ma'ruf Amin sebagai cawapres sedangkan Prabowo Subianto berpasangan dengan Sandiaga Uno. Mereka saat ini tengah melengkapi persyaratan dan akan mendatangi KPU pada Jumat (10/8) di batas akhir pendaftaran Capres/Cawapres 2019. Dari dua pasangan itu, siapa pilihan Anda?





Berita Populer

Read More