Puasa Kurangi Sklerosis

Penulis: Ire Pada: Sabtu, 07 Jul 2018, 10:00 WIB Humaniora
Puasa Kurangi Sklerosis

PUASA intermiten, menurut penelitian dari Washington University School of Medicine di St Louis, Amerika Serikat, dapat mengurangi gejala multiple sclerosis (MS). Dalam penelitian itu, kelompok tikus dibagi dua.

Pertama, tikus diberi makan setiap hari selama empat minggu sebelum menerima imunisasi untuk memicu gejala mirip MS. Kedua, kelompok tikus itu melanjutkan diet yang sama selama tujuh minggu.

Hasilnya, tikus-tikus yang berpuasa setiap hari kurang mengembangkan tanda-tanda kerusakan saraf, seperti kesu-litan berjalan, kelemahan anggota tubuh, dan kelumpuhan. Beberapa tikus yang berpuasa memang mengembangkan gejala mirip MS, tapi tak separah tikus yang makan tiap hari.

Berdasarkan penelitian terhadap tikus yang diterbitkan awal Juni di jurnal Cell Metabolism, saat ini para peneliti di universitas merekrut pasien manusia dengan MS yang ber-ulang kali kambuh untuk studi 12 minggu.

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More