TNI/Polri Siap Amankan Pilkada Paniai

Penulis: Antara Pada: Minggu, 01 Jul 2018, 21:28 WIB Politik dan Hukum
TNI/Polri Siap Amankan Pilkada Paniai

MI/Marcel Kelen

KAPOLRI Jenderal Polisi Tito Karnavian mengatakan, TNI bersama Polri siap mengamankan pelaksanaan pilkada Kabupaten Paniai yang hingga kini belum dilaksanakan akibat adanya perbedaan antara KPU dan Panwaslu.

Masalah ini akan disampaikan kepada Ketua KPU dan Bawaslu pusat agar memberi perhatian khusus supaya ada keputusan apakan pilkada Paniai diikuti satu pasangan calon atau dua pasangan calon.

"Bila sudah ada keputusan maka TNI/Polri siap mengamankannya, termasuk mengerahkan pasukan bila dibutuhkan," kata Kapolri yang didampingi Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto di Base Ops Lanud Sentani, Minggu.

Dikatakan, dari 171 wilayah di Indonesia yang melaksanakan pilkada termasuk 17 pilkada gubernur tercatat dua kabupaten di Papua yang mengalami penundaan pelaksanaan, yakni di Paniai dan Nduga.

Untuk di Kabupaten Nduga, dari laporan yang diterima pelaksanaan pilgub sudah berlangsung. Saat ini sedang dilakukan perhitungan, sedangkan di Kabupaten Paniai hanya pilgub yang dilaksanakan.

Pilkada bupati/wakil bupati di Paniai sampai saat ini belum dapat dilaksanakan, kata mantan Kapolda Papua itu.

Dia menambahkan, khusus untuk pelaksanaan pilkada Paniai tidak boleh ada gangguan. "Silahkan KPU dan Panwas menyelesaikannya dan bila ada gangguan keamanan akan berhadapan dengan TNI/Polri," kata Tito Karnavian.

Dia mengatakan, kunjungan kerjanya bersama panglima tni adalah untuk bertemu prajurit agar sinergi TNI/Polri semakin baik. "Sinergitas TNI/Polri semakin membaik," kata Tito Karnavian. (OL-4)

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More