Delapan Pemilih tidak Tercatat, Pemungutan Suara di 1 TPS di Jambi Diulang

Penulis: Solmi Pada: Minggu, 01 Jul 2018, 20:50 WIB Politik dan Hukum
Delapan Pemilih tidak Tercatat, Pemungutan Suara di 1 TPS di Jambi Diulang

MI/Solmi

KOMISI Pemilihan Umum (KPU) Kota Jambi, Jambi, menggelar pemungutan suara ulang (PSU) di tempat pemungutan suara (TPS) 16 Kelurahan Simpang III Sipin, Kecamatan Kotabaru, untuk pemilihan wali kota Jambi.

PSU yang digelar Minggu (1/7) itu dikarenakan temuan delapan pemilih yang tidak tercatat dalam daftar pemilih tetap (DPT).

Ketua KPU Kota Jambi Wein Arifin, Minggu (1/7), menuturkan PSU hanya berlangsung di satu dari 4.732 TPS.

PSU itu, jelas dia, digelar atas rekomendasi Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Jambi yang menemukan pelanggaran delapan pemilih yang tidak tercatat dalam daftar pemilih tetap (DPT) pada TPS 16 pada pemungutan suara 27 Juni.

Dia menambahkan, KPU juga telah mengganti semua petugas kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) dan menyusun tahapan seperti mendistribusikan C6, membangun tenda, dan menyiapkan logistik pemilu untuk melayani sebanyak 493 mata pilih di TPS 16.

Delapan dari penyoblos yang dipersoalkan, menurut Wein, adalah warga di kedua RT, namun yang berkartu penduduk hanya dua orang.

Ketua Panwaslu kota Jambi Ari Juniarman menyebutkan, rekomendasi PSU yang dimintakan pihaknya ke KPU Kota Jambi sesuai aturan berlaku. Ditegaskannya, temuan delapan pemilih di luar DPT yang mencoblos di TPS 16 sebuah pelanggaran dan harus dilakukan PSU.

Adapun warga RT 11 dan RT 39 di Kelurahan Simpang III Sipin masih antusias mengikuti PSU. "Kami tidak tahu kenapa diulang. Kebetulan juga hari Minggu, liburan juga," kata seorang warga. (A-1)
 

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More