Iko Uwais Bintangi Film Seri untuk Netflix

Penulis: Purba Wirastama Pada: Minggu, 01 Jul 2018, 15:05 WIB Hiburan
Iko Uwais Bintangi Film Seri untuk Netflix

MI/ATET DWI PRAMADIA

SETELAH Mile 22 dan Stuber, aktor laga Iko Uwais akan bermain di serial drama kriminal berjudul Wu Assassins untuk Netflix. Iko menjadi aktor utama dengan lawan main Byron Chan alias Byron Mann.

Seperti dilaporkan Deadline, proyek ini datang dari Tony Krantz dari Flame Ventures (24), John Wirth (Terminator: The Sarah Connor Chronicles), serta Nomadic Pictures (Fargo).

Iko tidak hanya menjadi pemain utama, tetapi juga produser dan menangani pemain stunt, koreografi laga, serta bela diri.

Wu Assassins direncanakan untuk 10 episode. Stephen Fung (Tai Chi Zero) akan menjadi sutradara episode pertama dan kedua.

Delapan episode berikutnya disutradarai oleh Tony Krantz. Naskahnya ditulis oleh John Wirth, yang sekaligus mengontrol seluruh proyek ini.

Kisahnya berlatar sebuah kawasan Pecinan di San Fransisco. Kai Jin, yang diperankan Iko, adalah Wu Assassin terakhir, terpilih untuk mengumpulkan kembali tiga serangkai kekuatan kuno dan memulihkan keseimbangan. Byron Mann memerankan tokoh bernama Uncle Six.

Proses produksi akan dimulai pada 8 Agustus 2018.

Iko terakhir muncul di film laga sci-fi Beyond Skyline (2017) garapan Liam O'Donnell. Film-film terbarunya yang belum dirilis adalah Triple Threat bersama Tony Jaa dan Tiger Chen, The Night Comes For Us bersama Joe Taslim dan Julie Estelle, serta Mile 22 bersama Mark Wahlberg. Dia juga baru saja selesai syuting film laga komedi Stuber bersama Dave Bautista.

Byron Mann adalah aktor kelahiran Hong Kong 1967. Dia telah bermain di puluhan film dan serial laga atau kriminal. Beberapa di antaranya adalah Arrow, Altered Carbon, dan The Big Short. Film terbarunya yang belum dirilis adalah Skyscraper bersama Dwayne Johnson dan  Neve Campbell. (Medcom/OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More