Mengapa Harus Orisinal

Penulis: Zuq Pada: Minggu, 01 Jul 2018, 06:00 WIB Weekend
Mengapa Harus Orisinal

DOK. JERSEY FORUM

TIDAK sedikit orang yang bertanya arti penting memiliki jersey orisinal. Mereka menganggap jersey asli layaknya barang bermerek lainnya. Dimiliki lebih karena gengsi.

Namun, bagi penggemar setia sepak bola, jersey tersebut berarti jauh lebih dalam. "Rata-rata orang itu pertama sudah pasti senang bola. Senang sama sebuah tim, akan koleksi jerseynya. Karena salah satu support kita ke klub itu beli jersey orisinal mereka. Membantu mereka. Kita enggak bisa nonton di sana, kita beli jerseynya itu salah satu bentuk support menurut saya," ujar Moderator Jersey Forum FC, Audi Rachman. Dengan membeli jersey asli, pemuda 24 tahun ini merasa dekat dengan klub idolanya. Jatuh bangun klubnya dirasa ikut ditanggungnya.

Dengan cinta yang makin besar pada klub, tidak heran makin banyak pula jersey asli yang di koleksi mereka. Salah satu anggota Forum Jersey, Chitto Cumbadrika, mengaku telah mengoleksi setidaknya 200-an jersey orisinal.

Soal desain, bagi Chitto, yang menarik dari sebuah jersey ialah keunikan detail. Jersey juga makin istimewa jika ada jejak 'sejarah'.

"Yang menarik itu, kan, bentuknya. Pasti mempunyai detail-detail yang berbeda. Detail-detail yang seperti model motifnya atau ada kekhususan bahan seperti lebih ringan, apalagi kalau yang bekas dipakai pemain, masih basah dan masih ada bekas-bekas kotoran. Itu lebih mahal, menarik," lanjut Chitto.

Bagi para kolektor, jersey tidak harus dibeli untuk dipakai. Asalkan mereka suka, tidak jadi soal mau dipakai atau tidak.

"Paling berkesan saya ada jersey Olympique Lyon tahun 2010 saya beli (ukuran) XL, padahal saya size M. Jadi saya pajang saja, enggak dipakai," ungkap salah satu anggota Jersey Forum, Dipta Pradipta Leksana, 23, yang telah bergabung sejak 7 tahun lalu.

Berbincang soal harga, lain halnya dengan Audi. Ia tidak menyebut berapa nilai paling tinggi dari jersey koleksinya. "Ah, sebutnya motor aja deh. Satu motor, saya enggak mau sebut range (harga)" jawab Audi sembari tertawa.

Sementara itu, Chitto mendapatkan jersey orisinal dari klub elite Eropa, Real Madrid, dengan harga sekitar Rp6 juta."Karena waktu itu saya dapat jersey yang bekas dipakai pemain Real Madrid di final Piala Copa del Rey 2011," terangnya.

Harga jersey memang tidak bisa dipatok angka sama. Kadang seorang kolektor bisa mendapat harga murah, tetapi kadang pula mereka dapat jersey dengan harga yang mencengangkan sampai puluhan juta. Jersey yang paling susah didapat ialah jersey yang punya sejarah. Selain susah didapat, jersey yang punya faktor sejarah juga berharga mahal.

Untuk rentang harga, para kolektor jersey menggantungkan pada faktor keberuntungan. Jika beruntung, mereka bisa mendapatkan jersey orisinal dengan harga murah.

"Kalau hoki-hokinya, kalau teman-teman kolektor, kan, biasanya cari di Ebay. Kalau Ebay kan bidding sistemnya. Kadang hoki-hokian, ada yang waktu itu dapat US$0,1 ada yang dapat US$1. Jadi, kisaran paling murah bisa di harga segitu," terang Audi.

Strategi lain untuk mendapatkan jersey orisinal dengan harga murah ialah berburu di pasar loak.

"Zaman dulu teman-teman di Pasar Senen, di loakan, di Pasar Baru. Dulu bisa dapat Rp10 ribu, pedagang belum tahu harga. Sekarang sudah pada tahu harga, sudah tahu barang, sudah ngerti. Kalau dulu bisa itu murah. Orang-orang belum pada ngeh (paham)," tambah Audi.

 

Berita Terkini

Read More

Poling

WAKIL Ketua DPR Fahri Hamzah memastikan tak mendaftar sebagai calon anggota legislatif (caleg) pada Pemilu 2019. Dia mengaku ingin fokus membenahi PKS yang menurutnya sedang berada di titik nadir lantaran banyak memecat kader tanpa prosedur. Apa Anda setuju dengan sikap Fahri ini?





Berita Populer

Read More