Dari Jersey Turun ke Laga Kopdar

Penulis: Abdillah Marzuqi Pada: Minggu, 01 Jul 2018, 05:30 WIB Weekend
Dari Jersey Turun ke Laga Kopdar

DOK. JERSEY FORUM

DI laga malam itu, pemain Manchester United berbagi bola dengan pemain Bayern Munchen dan Persija. Mereka kompak menjalankan strategi untuk menggedor pertahanan tim lawan yang terdiri dari pemain Chelsea, Real Madrid, dan Barcelona.

Pertandingan dengan kesebelasan yang seperti khayalan itu memang bukan laga resmi, melainkan pertandingan yang digelar oleh Jersey Forum FC. Sebuah klub sepak bola yang beranggotakan para penggemar jersey orisinal.

Tidak heran laga yang berlangsung di lapangan sintetis Pertamina Simprug, Rabu (27/6), itu memilki tim dengan aneka jersey. Klub sepak bola yang aslinya musuh bebuyutan pun di sana bisa jadi rekan yang kompak.

Jersey Forum FC merupakan salah satu aktivitas rutin dari Jersey Forum. Mereka yang bermain di Jersey Forum FC memang bukan pemain profesional, melainkan mereka mencintai sepak bola dengan sepenuh hati.

Jersey Forum berawal dari obrolan di komunitas dunia maya Kaskus pada sekitar 2006. Seiring berjalannya waktu, forum ini semakin diminati hingga kemudian dibentuk forum khusus dengan nama tersebut pada 2008.

Admin Jersey Forum, Angga Wirastomo, menjelaskan kini aktivitas dunia maya mereka lebih banyak dilakukan melalui Twitter dan Instagram. Pria berusia 36 tahun ini menjelaskan jika anggota forum telah mencapai sekitar 10 ribu orang.

Membedakan asli dan palsu

"Intinya adalah untuk mengakomodasi orang-orang yang ingin mendapatkan informasi menggenai jersey orisinal, cara membedakan jersey orisinal dan KW. Tentang seluk beluk jersey orisinal," tambah Moderator Jersey Forum FC, Audi Rachman, 24.

Keaslian jersey bukan dijamin dari harga, melainkan harus dicek dengan cara tertentu sesuai dengan brand jersey tersebut. Jersey asli keluaran Nike, misalnya, dicirikan dengan adanya benang silver pada hologram logo. Sementara itu, jersey asli keluaran Adidas dapat dicek secara daring dengan memasukkan kode produksi yang ada pada jersey. Jika asli, penelusuran kode akan memunculkan gambar jersey yang sesuai.

Tidak hanya berdiskusi secara daring, beragam aktivitas offline (kopi darat/kopdar) pun dibuat. Selain sepak bola dan futsal, agenda kopdar yang rutin diselenggarakan ada pula buka puasa bersama dan bakti sosial yang diselenggarakan setiap Ramadan. Sesuai dengan semangat awal komunitas itu dalam laga-laga lapangan, mereka konsisten memakai jersey orisinal.

Sebelum memulai pertandingan, biasanya anggota Forum Jersey FC duduk melingkar, lalu berhitung dari angka satu sampai tiga. Hitungan itu diulang sampai semua anggota mendapati angka masing-masing.

"Sebelum mulai main, kita (membuat) lingkaran dulu di lapangan, terus berhitung 1-2. Daripada ribet, caranya kayak gitu," tegas Audi.

Setiap peserta wajib membawa dua jersey dengan warna berbeda. Warna tersebut ditentukan sebelumnya sehingga ketika peserta datang mereka sudah siap dengan jersey. Warna jersey itu lalu dipilih tim berdasarkan kesepakatan. Dari warna itulah didapat dua tim yang siap bertanding. "Jadi kita dibedakan warna aja. Jadi, sudah ada ketentuannya," tegas Audi.

Selain itu, juga disediakan rompi dengan warna yang sama untuk antisipasi peserta yang tidak membawa jersey yang telah ditentukan.

"Kita juga ada sediakan rompi sih. Semisal, ada orang lupa atau ketinggalan, kita ada rompi juga," imbuh Audi.

Mereka melakukan itu untuk membagi peserta menjadi tiga tim, yakni tim 1, tim 2, dan tim 3. Anggota Jersey Forum FC yang datang ke Lapangan Sepak Bola Simprug memang tidak pernah pasti.

Namun, setiap kali mereka bermain dapat dipastikan jumlahnya selalu lebih dari 33 orang. Cukuplah untuk membentuk tiga tim. Malah tak jarang pula, jumlah anggota yang berminat mencapai 50 orang. Mereka yang tidak kebagian tim masuk dalam daftar tunggu.

Meskipun Jersey Forum FC mengasyikkan, para peserta tidak lupa bahwa mereka berangkat dari forum obrolan jersey.

"Kalau football itu karena kita sudah ketemu lama di forum (jersey). Kita juga sudah banyak kopdar. Football itu kita sebenarnya cuma iseng saja. Intinya adalah kita koleksi baju bola. Cuman kalau ngomongin soal fc (football club), itu tambahan saja. Toh, orang-orangnya juga enggak pernah pasti," pungkas Angga.

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More