Royal Einfield Perkenalkan Tiga Motor Custom Paling Gres

Penulis: Gnr/RO/S-2 Pada: Kamis, 28 Jun 2018, 08:55 WIB Otomotif
Royal Einfield Perkenalkan Tiga Motor Custom Paling Gres

DOK. ROYAL ENFIELD

PRODUSEN motor segmen mid-size, Royal Enfield, baru-baru ini memperkenalkan kepada publik tiga motor custom terbaru yang dibuat sebelum diluncurkan ke pasaran dengan platform twin-cylinder, di festival Wheels and Waves edisi ke-7, pada 14-17 Juni lalu. Wheels and Waves merupakan festival berselancar dan bermotor terkemuka di Eropa yang diadakan setiap tahun di Kota Biarritz, Prancis.

Festival tersebut tidak hanya menampilkan mesin-mesin, tetapi juga seluruh budaya dan gaya yang berkaitan dengan berkendara dan berselancar. Karena itu, Wheels and Waves menjadi salah satu acara yang paling ditunggu di dunia modifikasi sepeda motor.

Di tahun keempatnya berpartisipasi pada Wheels and Waves, Royal Enfield menghadirkan tiga dari motor custom Royal Enfield yang paling ditunggu, Lock Stock, Rohini, dan Interceptor, disetel khusus dari motor kembar Interceptor Int 650 dan Continental GT 650, yang baru diperkenalkan dan digerakkan mesin modern twin 650 Royal Enfield.

Dengan desain yang simpel, sepeda motor Royal Enfield telah menjadi wadah bagi pengendara dan modifikator di seluruh dunia untuk mengekspresikan diri mereka, sekaligus menginsipirasi seniman motor untuk terus berinovasi dalam memodifikasi. Selain Lock Stock, sepeda motor drag 865 cc--yang didesain serta dibangun Royal Enfield sendiri--Royal Enfield juga untuk pertama kalinya berkolaborasi dengan Young Guns Speed Shop, bengkel custom yang berbasis di Swiss serta Old Empire Motorcycles yang bebasis di UK. Mereka mengerjakan dua konsep unik dengan dasar Continental GT 650 dan Interceptor 650.

Tiga hasil modifikasi yang dipamerkan pada Wheels and Waves 2018 sangat menunjukkan 'jiwa' Royal Enfield, melalui karya para modifikator terbaik di Eropa serta ide mereka berkendara. Konsep modifikasi yang diusung pun membuat kolaborasi antara gaya berkendara zaman dahulu (old school) dan teknologi modern. Hal itu setidaknya terlihat dari konsep modifikasi The Interceptor.

Old Empire Motorcyclea yang memodifikasi model Interceptor 650 mengusung etos custom old school, yakni menghilangkan semua yang tidak dibutuhkan dan menutupi semua kabel dengan kontrol yang telah diinternalisasi. Layaknya sebuah bagian dari teknologi, The Interceptor tak lagi memiliki tangki bahan bakar dan kunci karena mengintegrasikan keyless ignition dengan sarung tangan pengendara.

Konsep modifikasi model Continental GT 650 Twin oleh Young Guns Speed Shop mengambil inspirasi dari satelit luar angkasa India, Rohini. Modifikasi yang dilakukan fokus pada tampilan motor dengan tudung yang superramping dan melengkung, serta dilengkapi dengan jok monokok (kulit).

Modifikator Royal Einfield juga tak mau kalah dengan memggubah model Continental GT 650 Twin menyerupai motor yang digunakan dalam balapan drag race bekerja sama dengan ahli sasis legendaris, Harris Performance. Tak lupa di sisi mesin juga ditambahkan suntikan nitrogen yang membuat kapasitas mesin motor legendaris itu menjadi 865 cc. (Gnr/RO/S-2)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy meminta sekolah untuk melakukan pengecekan surat keterangan tidak mampu (SKTM) dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB). Hal itu dilakukan untuk menghindari penyalahgunaan SKTM agar diterima di sekolah negeri. Pasalnya, dalam Permendikbud 14/2018 tentang PPDB disebutkan kuota minimal untuk siswa tidak mampu sebanyak 20%. Apakah Anda setuju pihak sekolah harus melakukan pengecekan dan tidak langsung menerima begitu saja SKTM tanpa verifikasi ke lapangan?





Berita Populer

Read More