Kapolri: Aparat Tidak Netral, Sanksi Menanti

Penulis: Cahya Mulyana Pada: Senin, 25 Jun 2018, 16:21 WIB Politik dan Hukum
Kapolri: Aparat Tidak Netral, Sanksi Menanti

MI/Susanto

KAPOLRI Jenderal Tito Karnavian menegaskan bahwa pihaknya dapat dipastikan terus menjaga netralitas dalam menjalankan tugas menjaga keamanan pilkada serentak. Oknum polisi yang terbukti berpihak akan mendapatkan sanski tegas.

"Saya sudah sampaikan telegram berikut sanksi, di antaranya sanksi ringan, teguran, mutasi, sampai PTDH (pemberhentian tidak dengan hormat)," terang Tito di Mabes Polri, Jakarta. Senin (25/6)

Menurut dia, penegasan terkait netralitas terus diluncurkan kepada seluruh jajaran korps Bhayangkara. Tidak hanya itu, pihaknya juga sudah menerbitkan telegram yang berisi perintah tidak boleh mempublikasikan data rahasia kepemiluan sebagai langkah menjaga netralitas.

"Saya sudah membuat telegram berikut sanksinya. Item-item yang cukup jelas di antaranya mengenai dokumentasi data-data. Tidak boleh dokumentasikan dan dipublikasikan," tutupnya. (OL-4)

Berita Terkini

Read More

Poling

MENTERI Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan berdasarkan pembicaraan dengan Google, raksasa internet itu akan berhenti menerima iklan politik jelang Pilpres 2019. Ini merupakan kebijakan pihak Google untuk tidak terlibat dalam ranah politik. Bagaimana menurut Anda kebijakan Google ini?





Berita Populer

Read More