Kapolri: Aparat Tidak Netral, Sanksi Menanti

Penulis: Cahya Mulyana Pada: Senin, 25 Jun 2018, 16:21 WIB Politik dan Hukum
Kapolri: Aparat Tidak Netral, Sanksi Menanti

MI/Susanto

KAPOLRI Jenderal Tito Karnavian menegaskan bahwa pihaknya dapat dipastikan terus menjaga netralitas dalam menjalankan tugas menjaga keamanan pilkada serentak. Oknum polisi yang terbukti berpihak akan mendapatkan sanski tegas.

"Saya sudah sampaikan telegram berikut sanksi, di antaranya sanksi ringan, teguran, mutasi, sampai PTDH (pemberhentian tidak dengan hormat)," terang Tito di Mabes Polri, Jakarta. Senin (25/6)

Menurut dia, penegasan terkait netralitas terus diluncurkan kepada seluruh jajaran korps Bhayangkara. Tidak hanya itu, pihaknya juga sudah menerbitkan telegram yang berisi perintah tidak boleh mempublikasikan data rahasia kepemiluan sebagai langkah menjaga netralitas.

"Saya sudah membuat telegram berikut sanksinya. Item-item yang cukup jelas di antaranya mengenai dokumentasi data-data. Tidak boleh dokumentasikan dan dipublikasikan," tutupnya. (OL-4)

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More