130 Anggota KPU Kabupaten/Kota Resmi Dilantik

Penulis: M Sholahadhin Azhar Pada: Minggu, 24 Jun 2018, 13:40 WIB Politik dan Hukum
130 Anggota KPU Kabupaten/Kota Resmi Dilantik

MI/ROMMY PUJIANTO
PELANTIKAN ANGGOTA KPUD PERIODE 2018-2023: Ketua Komisi Pemilihan Umum Arief Budiman memberikan pidato seusai melakukan pelantikan anggota KPUD di Gedung KPU, Jakarta, Minggu (24/6).

KETUA Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Arief Budiman melantik 130 anggota KPU kabupaten/kota di enam provinsi. Mereka akan mengemban tugas hingga 2023.

"Saya, Ketua KPU RI, telah melantik saudara sebagai anggota KPU kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, DKI Jakarta, Gorontalo, dan Bengkulu," ucap Arief di kantor KPU RI, Jakarta Pusat, Minggu (24/6).

Ia berpesan agar anggota KPU daerah melaksanakan amanah sebaik-baiknya. Tugas berat anggota dimulai kaena ada dua hal yang harus diperhatikan.

"Apakah Anda bisa memberi kontribusi positif, atau justru memberikan hal buruk dan menjadi bagian dari kerusakan bangsa," tegas Arief.

Ia juga meminta anggota memprioritaskan kerja sama tim. Kebijakan KPU tak bisa diwujudkan tanpa anggota lengkap.

"Kalau jumlahnya tiga lalu yang satu ngambek, enggak mau kerja, yang dua ini enggak ada maknanya. Maka harus saling menjaga," jelas Arief.

Arief juga mengingatkan anggita KPU daerah harus berada di tengah-tengah kubu. Jangan berat ke kanan atau kiri, sebab posisi KPU rawan diserang.

"Maka yang harus Anda kerjakan adalah tegak lurus sesuau UU yang berlaku. Yang menyelamatkan anda adalah integritas, tahu mana yang benar mana yang salah," ujar Arief. (Medcom/OL-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More