Cantik dan Lezat di La Moda

Penulis: Rizky Noor Alam Pada: Minggu, 24 Jun 2018, 02:00 WIB Weekend
Cantik dan Lezat di La Moda

MI/RAMDANI

POTONGAN ikan barramundi yang digoreng emas kecokelatan, di atas kuasan tinta cumi di piring putih tampak menggoda untuk dicicipi. Benar saja, saat sepotong daging ikan itu masuk ke mulut, terasa lembut dan gurih, sedangkan kulitnya terasa renyah.

Ikan yang diolah dengan teknik pan fry ini disajikan berdampingan dengan sambal matah khas Bali yang pedas dan segar. Turut serta bayam Jepang yang ditumis dengan kismis dan bawang putih di bagian bawah ikan. Tekstur bayam tumisnya masih renyah dengan rasa yang gurih dan aroma bawang putih cocok dinikmati dengan seporsi nasi hangat.

Meski di piring ada tinta cumi, tidak memberikan pengaruh rasa pada ikan tersebut. Tinta cumi ini hanya sebagai garnish semata bagi hidangan ikan yang diberi nama Balinese Barramundi ala La Moda. Sajian ini merupakan makanan favorit para pengunjung restoran La Moda di Hotel Keraton, Jakarta.

Selain ikan, hidangan yang menjadi unggulan tempat ini ialah chicken rosemary. Potongan dada ayam ini dimasak dengan metode sous vide. Ayam tersebut dimasukkan kantong bersama dengan sejumlah bumbu, seperti butter, thyme, rosemary, dan bawang putih, direndam dalam air suhu 69-70 derajat celsius selama 1,5 jam. Setelah itu, daging ayam tersebut dipanggang sebentar untuk memberikan warna.

Meski sudah melalui dua kali pengolahan, daging ayam tetap moist dan semua bumbu meresap ke dalam. Saus rosemary yang membalut ayam itu terasa gurih, ditambah tekstur kulit ayam yang renyah semakin memperkaya cita rasa.

Potongan ayam itu tidak sendiri disajikan sendiri. Dilengkapi dengan kentang, wortel, dan buncis yang sudah dikukus.


Daging

Hidangan unggulan berikutnya iga bakar. Khusus untuk hidangan ini, Sous Chef La Moda, Alamtino Gabriel memilih iga dari daging Australia yang high class. “Iganya dimasak 5-6 jam sampai tulangnya bisa dicabut. Dimasak dengan teknik braise dengan kaldu kluak sehingga warnanya kecokelatan. Kemudian, dibakar dan diberi kecap, lalu dinikmati dengan saus kacang,” jelas Sous Chef La Moda, Alamtino Gabriel kepada Media Indonesia, awal Mei.

Tekstur daging iganya lembut sehingga tidak sulit untuk dikunyah. Iga ini di dampingi dengan kuah yang sekilas mirip kuah rawon. Kuahnya tidak terlalu kental, tapi terasa asin, manis, dan gurih yang berpadu dengan seimbang. Tidak lupa dengan saus kacang yang lembut dan sedikit manis memberikan rasa tersendiri.

Yang patut Anda coba lainnya ialah Oxtail Mercon, alias sup buntut dengan sambal mercon. Buntut sapi direbus selama 4 jam, kemudian setelah itu di-deep fried selama 2 menit. Setelah dua proses itu, buntut lalu disaute dengan bumbu mercon, lalu di-braise selama 5 menit untuk memperkaya cita rasa.

Meski melalui proses pengolahan yang cukup panjang, hidangan baru di La Moda ini tidak membuat kering daging. Tekstur buntut masih lembut dan terasa pedas dan manis yang memanjakan lidah. Kuah supnya terasa segar dan gurih. Jika Anda menginginkan makanan ringan, Anda bisa mencoba martabak telur ala La Moda. Kulit luarnya yang renyah dan gurih membalut daging cincang dan potongan daun bawang.

Dicocol dengan saus yang tidak terlalu asam dan manis. Tidak lupa dengan acar yang berisikan potongan timun, wortel, dan cabai rawit.


Minuman

Untuk minumannya Anda bisa mencoba Mangolada. Minuman ini terbuat dari jus mangga, jus nanas, coconut milk dan potongan buah mangga segar, rasanya asam dan segar. Ada juga Tutti Fruitti. Minuman semacam smoothies yang terbuat dari campuran buah-buahan, seperti jeruk, mangga, dan stroberi yang dicampur dengan madu, susu skim, dan non-fat yoghurt, segar sedikit manis dan menyehatkan.

Sementara itu, ada juga Delicious Berry smoothies yang terbuat dari stroberi segar, blueberry, raspberry, madu, susu skim, dan non-fat yoghurt rasanya segar dan sedikit asam. Penutupnya Anda bisa mencoba One Two Tea, yaitu es krim yang terbuat dari 3 kombinasi rasa teh, yaitu thai tea, walnut tea, dan jasmine tea dengan cita rasa yang manis dengan harum masing-masing teh yang khas. (M-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

MENTERI Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan berdasarkan pembicaraan dengan Google, raksasa internet itu akan berhenti menerima iklan politik jelang Pilpres 2019. Ini merupakan kebijakan pihak Google untuk tidak terlibat dalam ranah politik. Bagaimana menurut Anda kebijakan Google ini?





Berita Populer

Read More