Jelang Argentina vs Kroasia, Hentikan Virus Messidependencia

Penulis: Satria Sakti Utama Pada: Kamis, 21 Jun 2018, 09:24 WIB Sepak Bola
Jelang Argentina vs Kroasia, Hentikan Virus Messidependencia

FOTO-FOTO: AFP/PATRICK HERTZOG/ALEXANDER NEMENOV/OZAN KOSE/PIERRE-PHILIPPE MARCOU/ALEXANDER NEMENOV

LIONEL Messi merupakan alien yang sedang mempermainkan manusia. Hal itu diungkapkan kiper kawakan Italia Gianluigi Buffon saat mendeskripsikan kapten timnas Argentina itu.

Bukan hanya Buffon yang punya anggapan serupa. Kompatriot Messi di Barcelona, Gerard Pique, hingga bos timnas Iran Carlos Queiroz berpikir demikian.

Messi merupakan bakat terbesar sepak bola dengan catatan lima trofi pemain terbaik dunia. Hanya bintang Real Madrid, Cristiano Ronaldo, yang menyamai torehannya tersebut. Yang lebih mengesankan, Messi juga telah mempersembahkan total 27 gelar bagi Barcelona.

Begitu sentralnya peran Messi, penampilan tim yang dibelanya selalu linier dengan performanya. Banyak pihak yang menyebutnya sebagai ‘Messidependencia’ alias ketergantungan kepada Messi. Dalam sisi positif, Messi selalu keluar sebagai ‘juru selamat’. Namun, efek setelahnya layaknya ‘obat penenang’ yang menimbulkan efek ketergantungan.

Sayangnya, virus tersebut telah menjangkiti timnas Argentina. Albiceleste tidak memiliki aura jika Messi tak bermain. Jika diperkuat Messi, performanya Argentina bisa buruk atau bagus bergantung pada penampilan sang kapten.

Penyakit itu kembali kambuh akhir pekan lalu. Argentina harus menerima kenyataan pahit ditahan tim debutan Islandia 1-1 karena Messi tak punya ruang gerak. Messi melakukan 11 kali percobaan men­cetak gol dalam laga yang digelar di Moskow. Namun, tak satu pun berbuah hasil. Ia juga gagal mengeksekusi tendangan penalti dalam laga tersebut.

Belajar dari laga tersebut, bek Argentina Gabriel Mercado berharap virus Messidependencia tidak lagi diidap Argentina. Terlebih, Argentina membutuhkan poin penuh saat melakoni laga kedua Grup D kontra Kroasia di Novgorod, dini hari nanti. “Hampir tak mungkin untuk tidak berpikir memberikannya bola. Namun, kenyataannya, ini permainan satu tim dan kami harus mengambil tanggung jawab pada tugas masing-masing,” kata Mercado.

Pelatih Argentina Jorge Sampaoli memiliki beban berat untuk mengatasi masalah tersebut. Namun, rasanya eks pelatih Sevilla itu belum punya jalan keluar jitu. Sampaoli hanya akan mengubah ide permainan dengan mengganti formasi menjadi tiga bek sejajar.

Membocorkan informasi
Menghentikan Messi merupakan tugas utama setiap lawan Argentina, tidak terkecuali untuk Kroasia. Pelatih Kroasia Zlatko Dalic pun mengorek informasi sebanyak-banyaknya untuk mematikan pergerakan pemain berusia 30 tahun tersebut.

Data mengenai Messi pun banyak bocor dari gelandang Ivan Rakitic, yang notabene rekan setimnya di Barcelona. Dalic menyebut Rakitic sebagai asistennya selama masa persiapan jelang melawan Argentina.

“Tentu Rakitic akan menjadi asisten saya untuk tiga hari ke depan dan kami akan mencari beberapa nasihat untuk menghentikan Messi,” kata Dalic.

Kemenangan atas Argentina memang menjadi target Kroasia untuk bisa santai sejenak. Tiga poin dari Argentina akan memastikan Kroasia, yang di laga pertama menang 2-0 atas Nigeria, melangkah ke babak 16 besar. (AFP/R-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More