Pertaruhan Klaim Tim Unggulan

Penulis: Satria Sakti Utama Pada: Kamis, 21 Jun 2018, 01:30 WIB Sepak Bola
Pertaruhan Klaim Tim Unggulan

AFP PHOTO / FRANCK FIFE

PRANCIS menapaki jalan ke Rusia berjubah sebagai tim unggulan. Les Bleus, julukan Prancis, dipenuhi pemain-pemain kelas dunia di setiap lini dan diklaim memiliki skuat dengan takjub generasi emas.

Akan tetapi, performa Prancis pada laga pembuka Grup C belum memenuhi ekspektasi banyak pihak. Prancis hanya meraih kemenangan dengan skor tipis 2-1 pada Sabtu (16/6), atas Australia. Bahkan, skuat arahan Didier Deschamps membutuhkan bantuan penalti dan gol bunuh diri untuk mengakhiri perlawanan tim lawan.

"Kami mengambil setiap peluang dengan baik, tapi semua orang di tim ini setuju kami harus meningkatkan intensitas permainan dan meningkatkan sikap di lapangan," kata bek Prancis Raphael Varane.

Harapan pemain milik Real Madrid itu harus disikapi serius karena di laga kedua mereka akan menjajal kekuatan Peru di Ekaterinburg Arena, malam ini. Paolo Guerrero dan kolega tidak dapat sekonyong-konyong dipandang sebelah mata.

Peru tampil jauh lebih impresif jika dibandingkan dengan Denmark, meski akhirnya menelan kekalahan tipis 0-1. Peru mencatatkan 17 kali usaha mencetak gol dengan 13 kali skema open play yang menusuk jantung pertahanan lawan. Pada akhirnya, aksi heroik kiper Denmark, Kasper Schmeichel, yang menggagalkan Peru merebut poin penuh.

Hasrat Peru juga dipastikan berlipat karena pertandingan ini merupakan laga hidup dan mati. Kekalahan akan membuat langkah mereka terhenti lebih awal. "Kami tak pantas untuk kalah, tapi kami tidak dapat menangisi susu yang telanjur tumpah," kata Pelatih Peru Ricardo Gareca.

"Kalah di pertandingan pertama bukan berarti kami akan gugur. Kami butuh mengoreksi kesalahan untuk menghadapi Prancis dengan penampilan terbaik," imbuh pelatih asal Argentina ini.

Gareca akan memodifikasi timnya dengan memberikan tempat penyerang tengah kepada Paolo Guerrero. Bomber 34 tahun ini baru dimainkan di babak kedua saat menghadapi Denmark, tapi beberapa kali aksinya berbuah hasil positif.

Hal ini membuat Jefferson Farfan yang awalnya mengisi posisi ujung tombak akan digeser ke kiri, sedangkan Christian Cueva yang menjadi salah satu biang kekalahan Peru karena gagal mengeksekusi tendangan penalti saat melawan Denmark, kemungkinan tetap dimainkan sejak menit pertama.

Formula baru
Memodifikasi lini serang kemungkinan juga akan dilakukan Deschamps. Strategi dengan memasang tridente penyerang yang berisi Antoine Griezmann, Ousmane Dembele, dan Kylian Mbappe nyatanya tidak berjalan sesuai harapan saat menghadapi Australia.

Oliver Giroud yang lebih bertipikal sebagai 'pembunuh' di kotak penalti akan menjadi opsi untuk dimainkan. Masuknya bomber Chelsea ini akan mengubah formasi dari 4-3-3 menjadi 4-2-3-1.

Dembele akan dibangkucadangkan dan Griezmann akan mengisi posisi penyerang bayangan yang beroperasi di belakang Giroud, sedangkan Mbappe akan digeser di sisi sayap. Sementara itu, Pogba akan tetap mengisi pos gelandang box to box mendampingi N'golo Kante di lini tengah.

(AFP/BBC/R-1)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

MENTERI Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan berdasarkan pembicaraan dengan Google, raksasa internet itu akan berhenti menerima iklan politik jelang Pilpres 2019. Ini merupakan kebijakan pihak Google untuk tidak terlibat dalam ranah politik. Bagaimana menurut Anda kebijakan Google ini?





Berita Populer

Read More