100 Ribu Lebih Kendaraan Kembali ke Barat

Penulis: Akhmad Safuan Pada: Rabu, 20 Jun 2018, 10:00 WIB Mudik
100 Ribu Lebih Kendaraan Kembali ke Barat

MI/ADAM DWI
Petugas mengalihkan lalu lintas yang mengarah ke jalan tol Bekasi -Cikampek, Jakarta

ARUS balik Lebaran 2018 mengalami peningkatan yang signifikan pada Selasa (19/6). Pentauan Media Indonesia di pantura Selasa (19/6), kendaraan arus balik Lebaran memenuhi jalur pantura dan tol fungsional di Jawa Tengah, sejak dini hari ruas jalan sudah mulai dipenuhi kendaraan terutama dari timur menuju ke arah barat dengan kecepatan sedang.

Kepadatan arus lalu lintas terlihat di beberapa titik perkotaan serta simpul-simpul tol, kendaraan yang melaju hanya bisa berjalan merambat terutama di jalan kota seperti Semarang, Kendal, Batang, Pekalongan, dan Tegal yang sebagian telah menerapkan rekayasa lalu lintas contra flow, yakni tiga lajur untuk kendaraan daru timur dan satu lajur untuk kendaraan dari arah barat.

Kondisi demikian juga terlihat di ruas tol fungsional Kartasura-Salatiga dan Semarang-Pemalang kendaraan dari arah timur sudah mulai sejak pagi, meskipun hingga jelang siang terlihat lancar dan sebagian kendaraan arus balik memilih masuk ke tol setelah Gringsing (Batang) karena menghindari penumpukan di jembatan Kali Kuto.

"Diperkirakan puncak akan terjadi pada hari ini dan besok," kata Kepala Polda Jateng Irjen Condro Kirono.

Satu arah

Sementara itu, jumlah kendaraan arus balik baru sekitar 50% yang keluar dari Jateng jika dibandingkan dengan saat arus mudik sehingga dalam dua hari puncak arus balik diperkirakan sekitar 100 ribu kendaraan akan meluncur dari Jateng menuju ke barat.

Kasubdit Keamanan dan Keselamatan Ditlantas Polda Jabar, AKBP Mahyudin, menjelaskan one way (satu arah) mulai pukul 15.15 WIB.

"One way diberlakukan mulai dari tol Jateng hingga Jakarta," ungkap Mahyudin.

Kendaraan arus balik dari arah Purwokerto tujuan Jakarta mengular mulai jalur tengah Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, yakni dari Bumiayu-hingga ke Ketanggungan.

Antrean kendaraan hingga lebih dari 20 Kilometer dipicu karena peningkatan volume kendaraan dari arah Purwokerto menuju utara Brebes. Kepadatan juga terjadi di sejumlah titik rawan macet seperti Pasar Lingapura, dan underpass Karangsawah.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Bidang Prasarana Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dinhub) Banyumas R Hermawan mengatakan pihaknya bersama Polres Banyumas memasang pengumuman di sejumlah titik.

"Ada rekayasa lalu lintas dengan pengalihan arus lalu lintas," jelas Hermawan.

Arus kendaraan dari kota-kota sebelah timur Banyumas seperti dari Kebumen, Purworejo, dan Yogyakarta dialihkan ke jalur selatan lewat Bandung.

Serbuan pemudik bersepeda motor terjadi di jalan arteri arah Jakarta. Hal ini terlihat dijalan arteri Cikampek arah Jakarta pada malam hari ini.

Pemudik berkendaraan mobil yang terjebak macet di Tol Cikampek arah Jakarta kecele ketika keluar dari Tol Dawuan menuju arteri, ternyata malah sami mawon terjebak macet.

Sebagian besar warga memanfaatkan musala atau masjid untuk dijadikan tempat peristirahatan.

Di beberapa titik rawan kema-cetan sepanjang jalan arteri tampak polisi mengatur lalu lintas. (UL/JI/LD/AB/Alw/I-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More