Pencak Silat Uji Kekuatan di Vietnam dan Thailand

Penulis: Nurul Fadillah Pada: Selasa, 19 Jun 2018, 19:11 WIB Olahraga
 Pencak Silat Uji Kekuatan di Vietnam dan Thailand

ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso

TIM pencak silat Indonesia akan bertolak ke Vietnam dan Thailand pada Rabu (20/6) hingga akhir Juni. Tim merah putih akan menjalani uji tanding melawan atlet-atlet inti tim rival guna memantau peta kekuatan lawan di Asian Games 2018 yang berlangsung 18 Agustus-2 September mendatang.

Kepala pelatih nasional pencak silat Indoensia, Rony Syaifullah mengatakan, sebanyak 22 atlet akan diberangkatkan dalam uji tanding tersebut. Mereka terdiri dari 12 putra dan 10 putri yang memang terpilih sebagai tim inti pencak silat di Asian Games.

"Jadi, besok pagi (hari ini) rencana berangkat ke Vietnam dan menetap di sana untuk uji coba sampai 25 Juni. Kemudian, langsung geser ke Thailand sampai tanggal 30 Juni baru balik ke Jakarta, setelah itu kami tak lagi menjalani pemusatan latihan di Solo, tetapi langsung menetap di Jakarta," ujar Rony saat dihubungi Media Indonesia, Selasa (19/6).

Rony menambahkan, di sisa waktu dua bulan sebelum Asian Games, tim pencak silat tak lagi mengikuti uji coba resmi internasional. Terakhir, mereka berpartisipasi dalam turnamen Pencak Silat Belgia Terbuka 2018 yang berlangsung pada 5 sampai 6 Mei lalu.

Pada turnamen yang berlangsung di Schoten-Antwerpen, Belgia tersebut, Indonesia berhasil menjadi juara umum dengan memenangkan 6 emas, 2 perak dan 2 perunggu, mengungguli Singapura yang berada di posisi dua dengan 4 emas. Meskipun sukses di Belgia, Rony mengaku masih banyak hal yang perlu diperbaiki dari anak-anak asuhannya, salah satunya adalah mengenai fisik atlet.

"Kemarin kita sudah tes fisik di Solo sebelum berangkat ke sini dan setelah dievaluasi ternyata memamg aspek fisik yang dirasa agak kurang, khususnya masalah kecepatan dan kekuatan. Setelah tes, kita positif fisik anak-anak masih di angka 80% nanti di Vietnam dan Thailand akan kita tingkatkan menjadi 100%," tandasnya.

"Waktu tinggal satu setengah bulan, kalau mengikuti event lagi riskan cedera, sehingga kami putuskan tinggal menjaga performa atlet saja, kemudian adaptasi venue pertandingan, situasi pertandingan akan kita ciptakan terus supaya nanti di pertandingan akan seperti latih tanding biasa," lanjutnya.

Serah Terima Juni

Rony menambahkan, pascauji coba di Vietnam dan Thailand, tim akan berlatih di Padepokan Pencak SIlat Indonesia yang berada di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta. Tempat tersebut merupakan venue pertandingan pencak silat yang akan digunakan saat ASian Games berlangsung.

Menurut Rony, venue tersebut sudah selesai direnovasi dan akan diserahterimakan kepada pengurus Ikatan Pencak SIlat Indonesia (IPSI) akhir Juni mendatang.

"Sesuai periodisasi memang kita sudah selesai masa pra kompetisi, sudah mengikuti event dan test event, kejuaraan nasional dan terakhir uji coba dengan Vietnam dan Thailand, setelah itu kita akan masuk fase kompetisi yang akan dilakukan di Jakarta. Rencananya, kita latihan di tempat kita bertanding, artinya kita ingin menyesuaikan, beradaptasi dengan situasi venue, saat ini memang belum bisa dipakai karena masih tahap penyempurnaan, tetapi sambil menunggu kita kana terus latihan di Jakarta, nanti akhir Juni akan ada penyerahan ke pihak IPSI," pungkasnya. (OL-5)

Berita Terkini

Read More

Poling

MENTERI Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan berdasarkan pembicaraan dengan Google, raksasa internet itu akan berhenti menerima iklan politik jelang Pilpres 2019. Ini merupakan kebijakan pihak Google untuk tidak terlibat dalam ranah politik. Bagaimana menurut Anda kebijakan Google ini?





Berita Populer

Read More