Polemik Pj Gubernur Jabar, Mendagri: Saya Siap Diberi Sanksi

Penulis: Nur Aivanni Pada: Selasa, 19 Jun 2018, 15:20 WIB Politik dan Hukum
no-image.jpg

PASCAPELANTIKAN Komjen M Iriawan sebagai Penjabat Gubernur Jawa Barat, reaksi masyarakat yang tidak setuju pun terus bergulir. Bahkan, ada desakan agar Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mundur dari jabatannya saat ini.

Menanggapi desakan mundur tersebut, Politikus PDI Perjuangan tersebut mengaku siap diberi sanksi oleh Presiden Joko Widodo bila memang dirinya melanggar peraturan perundang-undangan saat menunjuk Iriawan sebagai Pj Gubernur Jawa Barat. 

"Kalau saya melanggar UU siap diberi sanksi oleh Bapak Presiden," tegas Tjahjo kepada Media Indonesia, Selasa (19/6).

Lebih lanjut, Tjahjo mengatakan bahwa dirinya bertanggung jawab atas pengajuan nama Iriawan sebagai Pj Gubernur Jabar. Ia pun meyakini bahwa pengangkatan Iriawan tidak melanggar peraturan perundang-undangan yang berlaku.

"Tidak mungkin saya sebagai Mendagri, saya mengajukan nama untuk Keppres kalau melanggar UU dan Keppres keluar pasti ada telaahan tim hukum Setneg. Saran, pendapat, kritik saya terima. Yang penting saya tidak melanggar UU," tandasnya. (OL-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More