KPU Minta MK Segera Putus Gugatan Ambang Batas Pencalonan Presiden

Penulis: Nur Aivanni Pada: Selasa, 19 Jun 2018, 15:15 WIB Politik dan Hukum
no-image.jpg

KOMISI Pemilihan Umum (KPU) RI berharap Mahkamah Konstitusi (MK) segera memproses dan memutus permohonan uji materi UU Pemilu 7/2017 yang kembali digugat ke MK. Dengan begitu, tahapan pemilu serentak tidak akan terganggu.

"Baiknya begitu (MK segera memproses dan memutus)," kata Komisioner KPU RI Ilham Saputra saat dihubungi, Selasa (19/6).

Sebelumnya diberitakan, aturan mengenai ambang batas pencalonan presiden yang diatur dalam Pasal 222 UU Pemilu kembali digugat ke Mahkamah Konstitusi. Sebanyak 12 tokoh publik, termasuk di dalamnya mantan pimpinan KPK dan akademisi, menilai ketentuan ambang batas yang berlaku saat ini tidak sesuai dengan amanat UUD 1945.

Padahal, MK pernah menolak uji materi atas Pasal 222 UU Pemilu terkait ambang batas pencalonan presiden tersebut. Permohonan tersebut diajukan oleh Partai Idaman yang teregistrasi dengan nomor perkara 53/PUU-XV/2017.

Lebih lanjut, Ilham mengatakan bahwa pihaknya akan mematuhi apapun putusan MK nantinya terkait ambang batas pencalonan presiden. "Ya kita patuh lah apapun keputusan MK itu, kita patuh. Kalau bisa sih keputusannya segera secepatnya biar kami bisa menyesuaikan jika ada keputusan lain," pungkasnya. (OL-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More