Butuh Waktu Buka Rute ke Eropa

Penulis: (Nyu/E-1) Pada: Selasa, 19 Jun 2018, 01:30 WIB Ekonomi
Butuh Waktu Buka Rute ke Eropa

Ilustrasi -- MI/Amiruddin Abdullah

PENCABUTAN larangan terbang ke Eropa bagi maskapai asal Indonesia tidak serta-merta membuat industri penerbangan di Indonesia segera membuka rute ke Eropa.

Senior Manager Corporate Communications Sriwijaya Air Group Agus Soedjono mengatakan, untuk terbang ke Eropa, persiapan yang panjang dibutuhkan. Persiapan itu mulai sumber daya manusia (SDM) hingga infrastruktur pendukung, dalam hal ini pesawat berbadan lebar (wide body).

“Kalau rencana ke sana (Eropa) pasti hampir semua maskapai ingin terbang dan ekspansi, tapi semua kembali ke infrastruktur yang harus disiapkan, pesawat harus disiapkan, SDM harus disiapkan. (Persiapan) Itu  masih lumayan panjang,” ujar Agus saat dihubungi Media Indonesia, Senin (18/6).

Tidak hanya itu, maskapai juga masih perlu mengkaji pasar di Eropa. Sebabnya, meski potensi penumpang di Eropa menjanjikan, hal itu belum tentu sejalan dengan realisasi bisnis.

“Itu yang harus dipelajari market-nya, karena kami belum pernah terbang ke sana. Kalau market tidak hanya dari sisi jumlah (penumpang), tapi juga dilihat suplainya bagaimana, maskapai mana yang terbang ke sana,” jelasnya.

Meski demikian, lanjut Agus, pencabutan larangan terbang itu patut disyukuri sebab hal itu menunjukkan keselamatan penerbangan di Indonesia sudah diakui dunia. Terlebih Sriwijaya Air merupakan salah satu dari tiga maskapai yang melakukan presentasi di Air Safety Committee di Brussels, Belgia.

Untuk itu, ia berharap aspek keselamatan yang telah dicapai Indonesia bisa dipertahankan, bahkan ditingkatkan, sehingga Indonesia bisa menjadi rujukan bagi negara lain.

Pengamat penerbangan Alvin Lie mengatakan, pencabutan larangan terbang itu menunjukkan kesungguhan Indonesia dalam meningkatkan kualitas keselamatan penerbangan. “Tidak mudah meyakinkan Uni Eropa karena urusannya dengan banyak negara. Ada 27 negara (tergabung dalam Uni Eropa). Kalau ada satu yang tidak setuju, selesai,” ujar Alvin yang juga anggota Ombudsman RI di Kemenhub. (Nyu/E-1)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

WAKIL Ketua DPR Fahri Hamzah memastikan tak mendaftar sebagai calon anggota legislatif (caleg) pada Pemilu 2019. Dia mengaku ingin fokus membenahi PKS yang menurutnya sedang berada di titik nadir lantaran banyak memecat kader tanpa prosedur. Apa Anda setuju dengan sikap Fahri ini?





Berita Populer

Read More