Pencabutan Larangan Terbang Bukti Kepercayaan pada RI

Penulis: Thomas Harming Suwarta Pada: Jumat, 15 Jun 2018, 22:06 WIB Politik dan Hukum
Pencabutan Larangan Terbang Bukti Kepercayaan pada RI

ANTARA

PENCABUTAN larangan terbang maskapai Indonesia oleh Uni Eropa mendapat apresiasi yang tinggi dari pemerintah Indonesia. Hasil kerja keras selama 11 tahun sejak Uni Eropa mengeluarkan larangan terbang bagi seluruh maskapai penerbangan Indonesia, membuahkan hasil dan menjadi bukti bahwa Indonesia layak dipercaya memiliki kualitas penerbangan dengan standard internasioanal.

"Tentu saja ini adalah kado Lebaran bagi masyarakat Indonesia karena setelah 11 tahun akhirnya uni eropa mengeluarkan pencabutan larangan bagi seluruh maskapai penerbangan Indonesia. Ini kita patut apresiasi dan bagi kita ini adalah bukti dunia internasional percaya pada dunia penerbangan kita baik dari sisi regulasi maupun di level operatornya," kata Menteri Perhubungan Budi Karya Suka di saat memberikan keterangan di kediamannya, Jalan Widya Chandra III, Jakarta, Jumat (15/6).

Dengan keputusan ini kata Budi, total 55 maskapai indonesia sudah diperbolehkan terbang ke Eropa dan sebaliknya warga Eropa tidak lagi dilarang untuk menaiki maskapai Indoensia ketika bepergian.

"Selama ini kan secara bertahap ada 7 yang sudah keluar dari larangan tersebut tetapi dengan keputusan kemarin maka total 55 yang tersisa juga sudah dicabut," lanjut Budi.

Budi juga mengapresiasi kolaborasi yang selama ini sudah dibangun baik pada level diplomasi oleh Kementerian Luar Negeri, kerja keras di level regulasi oleh Kementerian perhubungan maupun pada tingkatan operator oleh maskapai penerbangan dan otoritas bandara.

"Semua selama ini berjalan bersama dan membuahkan hasil yang sangat menggembirakan," pungkas Budi.(X-10)

Berita Terkini

Read More

Poling

MENTERI Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan berdasarkan pembicaraan dengan Google, raksasa internet itu akan berhenti menerima iklan politik jelang Pilpres 2019. Ini merupakan kebijakan pihak Google untuk tidak terlibat dalam ranah politik. Bagaimana menurut Anda kebijakan Google ini?





Berita Populer

Read More