Menkominfo: Jaringan Telekomunikasi saat Arus Balik Aman

Penulis: Antara Pada: Sabtu, 16 Jun 2018, 01:15 WIB Humaniora
Menkominfo: Jaringan Telekomunikasi saat Arus Balik Aman

MI/Susanto

MENTERI Komunikasi dan Informatika Rudiantara menyatakan jaringan telekomunikasi di sepanjang jalur arus mudik aman, begitu pula nantinya saat arus balik masyarakat yang akan pulang ke rumah usai berlebaran di kampung halaman.

"Aman, aman sudah diantisipasi karena operator seluler kan mengikuti pergerakan manusia, nah yang tadinya Cipali saja, Brexit, sekarang diteruskan tolnya, jadi ke jalur panturanya berkurang, larinya ke tol," katanya dalam acara open house Lebaran 2018 di rumah dinasnya, di Jakarta, Jumat (15/6).

Ia mengatakan para operator seluler telah mengantisipasi kesibukan saat arus balik nantinya setelah melihat pola arus mudik yang telah berjalan.

"Kita lihat kemarin puncak mudik dua kali, jadi Sabtu lima hari yang lalu, dan dua tiga hari lalu, nantikan arus pulangnya lebih pendek kan, kalau dua-duanya jalan, seharusnya tidak melebihi profil yang ada, aman Insya Allah," katanya.

Ia mengemukakan melihat banyaknya pemudik yang melewati jalan tol, para operator seluler melakukan optimalisasi jaringan dengan menempatkan lebih dari 100 mobile BTS di sepanjang tol tersebut.

Sementara itu, Menkominfo melaksankan gelar griya (open house) di rumah dinasnya, di Jakarta, Jumat. Gelar griya dilaksanakan mulai pukul 14.00 WIB-17.00 WIB.

Sejumlah tamu berdatangan, di antaranya Menteri Hukum dan HAM Yassona H Laoly. Begitu pula sejumlah duta besar negara sahabat, dan para pemangku kepentingan sektor telekomunikasi.(X-10)

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More