Ramos Tegaskan Dukung Hierro

Penulis: Antara Pada: Jumat, 15 Jun 2018, 07:50 WIB Sepak Bola
Ramos Tegaskan Dukung Hierro

AFP/Odd ANDERSEN

SERGIO Ramos memberikan dukungan kepada pelatih baru timnas Spanyol Fernando Hierro menjelang pertandingan pembukaan Piala Dunia mereka melawan Portugal di Sochi, Jumat (15/6).

Pemecatan pelatih Julen Lopetegui yang sensasional pada malam sebelum Piala Dunia setelah terungkap bahwa ia siap melatih Real Madrid setelah turnamen mengirimkan gelombang kejutan ke seluruh kamp pelatihan Spanyol pada Rabu (13/6).

Para pemain Spanyol disebut-sebut menentang langkah pemecatan Lopetegui dan menggantikannya dengan Hierro, yang telah bertindak selaku direktur olahraga di asosiasi sepak bola Spanyol (RFEF). Meski begitu, tidak ada tanda-tanda perselisihan pendapat pada konferensi pers yang berlangsung pada Kamis (14/6).

"Hanya ada sedikit orang yang lebih berkualifikasi dibanding Fernando Hierro untuk melapis kepergian Lopetegui," kata kapten Spanyol Ramos kepada para pewarta. "Ia adalah pemain luar biasa yang kami semua kagumi untuk kurun waktu yang lama dan ia mengenal kami dengan sangat baik."

"Ia adalah salah satu kandidat paling sempurna untuk mengisi posisi ini, dan saya harap ini akan menjadi skuad yang memiliki mimpi-mimpi dan ambisi yang sama seperti sebelumnya, dan itu tidak akan mempengaruhi kami," imbuhnya.

Bek Real Madrid itu mengakui bahwa pemecatan Lopetegui telah mengusik para pemain namun para pemain harus melupakannya ketika turnamen dimulai.

"Itu bukan saat-saat yang menyenangkan. Julen Lopetegui merupakan bagian dari usaha ini, ia membantu kami lolos, namun dengan mengesampingkan urusan-urusan pribadi, tim Spanyol lebih penting dan semakin cepat kami fokus pada Piala Dunia, itu semakin baik untuk semuanya," tuturnya.

Menghadapi rekan setimnya di Real Madrid Cristiano Ronaldo, Ramos mengakui bahwa tim Spanyol memiliki tugas berat saat melawan sang juara Eropa Portugal. Namun, ia berkata dirinya senang dapat menjadi kapten dalam situasi menantang seperti ini.

"Saya memikul negara saya, tim saya, dan hanya ada sangat sedikit hal yang sebesar ini. Menurut saya, sepak bola mengajari kita pelajaran-pelajaran ketika kita berada pada situasi sulit, dan menurut saya ini merupakan kesempatan bagi kami untuk bertumbuh," ucapnya.

"Kami perlu fokus pada berbagi tujuan bersama. Tidak akan ada yang mengubah hal itu." (OL-2)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menyebut sebanyak tujuh kampus ternama yakni Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Diponegoro (Undip), hingga Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Universitas Airlangga (Unair), dan Universitas Brawijaya (UB) terpapar radikalisme. Apakah Anda setuju mahasiswa dan dosen yang sudah terpapar paham radikalisme itu dipecat?





Berita Populer

Read More