Rusia Unggul Telak Sementara

Penulis: Micom Pada: Kamis, 14 Jun 2018, 23:05 WIB Sepak Bola
Rusia Unggul Telak Sementara

Instagram @teamrussia
Alan Dzagoev cedera hamstring dalam pertandingan perdana Piala Dunia, Rusia melawan Arab Saudi, Kamis (14/6).

RUSIA berhasil unggul sementara atas Arab Saudi dengan skor 2-0, mengawali laga pembuka Piala Dunia 2018. Penampilan tim yang berjuluk Sbornaya tersebut cukup meyakinkan. 

Rusia sejatinya tidak terlalu mendominasi pertandingan. Terutama dalam penguasaan bola. Statistik mencatat mereka menguasai bola hanya 38%. Namun, Rusia mampu tampil lebih agresif ketimbang Arab. 

Tercatat, tim besutan Stanislav Cherchesov tersebut mampu menciptakan dua tembakan mengarah ke gawang. Sedangkan, Arab tidak mampu menghasilkan tembakan on target. 

Keunggulan sudah mampu diciptakan Rusia pada menit ke-12. Mereka sukses membobol gawang Arab lewat gol Yury Gazinkskiy. 

Berawal dari umpan silang yang dikirim oleh Aleksandar Golovin. Gazinkskiy sukses menyambut bola dengan tandukan yang tidak bisa dibendung kiper Arab Abdullah Al Maiouf.

Unggul satu gol, tidak membuat Rusia mengendurkan serangan. Namun, sejumlah upaya mereka masih belum membuahkan hasil.

Namun, nasib buruk harus dialami gelandang Rusia Alan Dzagoev. Ia tidak mampu melanjutkan pertandingan karena mengalami cedera hamstring. Ia pun digantikan Denis Cheryshev pada menit ke-24.

Kehadiran Cheryshev justru memberikan efek positif bagi Rusia. Buktinya, ia sukses membawa Rusia unggul menjadi 2-0 berkat golnya pada menit ke-43.

Tidak ada gol lagi yang tercipta hingga turun minum. Keunggulan 2-0 untuk Rusia pun bertahan. (Medcom/OL-5)


Susunan pemain:

Rusia: Akinfeev, Ignashevich, Fernandes, Kutepov, Zhirkov, Samedov, Dzagoev, Gazinksiy, Zobnin, Golovin, Smolov.

Arab Saudi: Al Maiouf, Hawsawi, Al Shahrani, Omar, Al Burayk, Al Jassim, Al Shehri, Al Faraj, Al Dawsari, Otayf, Al Sahlawi.

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menyebut sebanyak tujuh kampus ternama yakni Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Diponegoro (Undip), hingga Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Universitas Airlangga (Unair), dan Universitas Brawijaya (UB) terpapar radikalisme. Apakah Anda setuju mahasiswa dan dosen yang sudah terpapar paham radikalisme itu dipecat?





Berita Populer

Read More