Lorenzo Janjikan Musim Terakhir yang Indah Bersama Ducati

Penulis: Patrick Pinaria Pada: Jumat, 15 Jun 2018, 04:30 WIB Olahraga
Lorenzo Janjikan Musim Terakhir yang Indah Bersama Ducati

AFP PHOTO / JEAN-FRANCOIS MONIER

MUSIM 2018 akan menjadi periode terakhir kebersamaan Jorge Lorenzo dengan Ducati. Pembalap asal Spanyol tersebut memastikan diri bergabung dengan Repsol Honda pada musim depan.

Lorenzo akan menggantikan posisi Dani Pedrosa yang tidak melanjutkan kontraknya bersama Honda musim depan. Honda pun memastikan memberi kontrak kepada Lorenzo selama dua musim.

Meski sudah memastikan akan bergabung dengan Honda, Lorenzo tetap akan fokus dengan Ducati saat ini. Bahkan, ia berjanji akan memberikan yang terbaik untuk Ducati hingga akhir musim MotoGP 2018, termasuk pada balapan MotoGP Catalunya, Minggu 17 Juni.

"Sekarang, semua orang tahu masa depan saya pada musim depan. Saya dapat mengatakan saya akan fokus pada GP Catalunya," ujar Lorenzo.

"Saya akan memberikan yang terbaik untuk tim Ducati. Saya sudah memulai kemenangan di MotoGP Italia," tambahnya.

Lorenzo juga optimistis bisa meraih hasil terbaik pada MotoGP Catalunya. Keyakinan itu timbul lantaran keberhasilannya meraih kemenangan pada MotoGP Italia, 3 Juni.

"Kemenangan di Mugello mengonfirmasi semua hal yang kami yakini sejak awal musim. Saya telah mengatakan ini berkali-kali: kami tidak terlalu jauh dari persaingan," kata Lorenzo.

"Sekarang, kami memiliki arah yang jelas dan setiap kali saya mengendarai motor, saya selalu merasa semakin membaik. Jadi, balapan di Catalan akan menjadi kesempatan bagus lainnya untuk memastikan kami dapat bersaing mendapatkan hasil bagus," papar Lorenzo.

Kemenangan di MotoGP Italia memang terasa cukup membanggakan bagi Lorenzo. Maklum, ini merupakan kemenangan pertamanya selama memperkuat Ducati sejak musim 2017. (medcom/OL-7)

 

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menyebut sebanyak tujuh kampus ternama yakni Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Diponegoro (Undip), hingga Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Universitas Airlangga (Unair), dan Universitas Brawijaya (UB) terpapar radikalisme. Apakah Anda setuju mahasiswa dan dosen yang sudah terpapar paham radikalisme itu dipecat?





Berita Populer

Read More