Cegah Kepadatan, Kapolri Himbau Pemudik Tidak Pulang Mepet Masuk Kerja

Penulis: Deny Irwanto Pada: Kamis, 14 Jun 2018, 20:48 WIB Polkam dan HAM
Cegah Kepadatan, Kapolri Himbau Pemudik Tidak Pulang Mepet Masuk Kerja

ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

KAPOLRI Jenderal Tito Karnavian mengimbau masyarakat yang mudik untuk tidak kembali ke Jakarta pada waktu yang mepet saat masuk kerja. Tito memprediksi puncak arus balik akan terjadi pada tangga 19-20 Juni.

"Saya imbau jangan pulang bertumpuk di dua hari, yaitu 19 dan 20 Juni. Ini kan cukup lama, maka yang sudah lama 15, 16 kalau bisa tanggal 17 sudah balik. Jangan paksa 19-20. Tapi kalau yang cerdas ambil cuti 21 atau 22," kata Tito di Polda Metro Jaya, Kamis, 14 Juni 2018.

Tito juga meminta masyarakat untuk sering memantau media massa terkait pemberitaan saat arus balik. Sehingga dengan demikian, lanjut Tito, masyarakat akan bisa menentukan waktu yang tepat saat untuk kembali dari kampung halaman ke ibu kota.

"Sebelum pulang lihat betul laporan dari media, baik TV, radio medsos dan aplikasi jalan macam-macam, Menhub, NTMC juga. Jadi kalau ada (jalur) merah jangan maksa," jelas Tito.(MTVN/OL-4)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menyebut sebanyak tujuh kampus ternama yakni Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Diponegoro (Undip), hingga Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Universitas Airlangga (Unair), dan Universitas Brawijaya (UB) terpapar radikalisme. Apakah Anda setuju mahasiswa dan dosen yang sudah terpapar paham radikalisme itu dipecat?





Berita Populer

Read More