Presiden Jokowi Salat Id di Lapangan Astrid Kebun Raya Bogor

Penulis: Micom Pada: Kamis, 14 Jun 2018, 20:44 WIB Polkam dan HAM
Presiden Jokowi Salat Id di Lapangan Astrid Kebun Raya Bogor

ANTARA FOTO/Widodo S Jusuf

PRESIDEN Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo dijadwalkan akan melaksanakan salat Idul Fitri 1439 H di Bogor pada Jumat (15/6).

Salat Id akan dilaksanakan di Lapangan Astrid, Kebun Raya Bogor. Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Prof Dr Didin Saefuddin Buchori akan bertindak sebagai imam dan khatib. Sedangkan yang bertindak sebagai muazin adalah Kiki Herdiansyah.

Menurut Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin, setelah salat Id, Presiden  dan Ibu Iriana diagendakan melakukan silaturahmi (open house) dengan masyarakat. Acara ini akan bertempat di Istana Kepresidenan Bogor.

''Bagi masyarakat yang ingin bersilaturahmi, Presiden meluangkan waktu dari pukul 09.30 WIB hingga pukul 11.00 WIB, setelah itu Presiden akan melaksanakan ibadah salat Jumat,'' katanya dalam keterangan pers, Kamis (14/6).

Untuk memudahkan pengaturan saat bersilaturahmi, masyarakat dimohon masuk melalui pintu 2 Kebun Raya Bogor, di depan Bank BCA Juanda Bogor.

Masyarakat juga disarankan untuk menggunakan kendaraan umum karena terbatasnya area parkir di sekitar Istana.

Sebelum bersilaturahmi dengan masyarakat, Presiden terlebih dahulu akan berhalalbihalal dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Ibu Mufidah Jusuf Kalla, para Ketua Lembaga Negara, para menteri Kabinet Kerja, para duta besar negara sahabat, pejabat negara lainnya pada pukul 08.30 WIB hingga 09.30 WIB. (X-10)

 

 

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menyebut sebanyak tujuh kampus ternama yakni Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Diponegoro (Undip), hingga Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Universitas Airlangga (Unair), dan Universitas Brawijaya (UB) terpapar radikalisme. Apakah Anda setuju mahasiswa dan dosen yang sudah terpapar paham radikalisme itu dipecat?





Berita Populer

Read More