Jay-Z Digugat Terkait Royalti

Penulis: Cecylia Rura Pada: Jumat, 15 Jun 2018, 00:00 WIB Selebritas
Jay-Z Digugat Terkait Royalti

AFP

REKAN Jay-Z, Raynard Herbert (Ray Rae) menuntut royalti dari album debut Jay-Z, Reasonable Doubt. Menurut laporan Pitchfork, Ray Rae membantu proses pengerjaan mastering album dan pendistribusian dengan imbalan 1 persen dari keuntungan penjualan album.

Kendati Ray Rae mulai menerima cek royalti di tahun 1998, ia mengklaim mereka berhenti membayarkan royalti setelah pembayaran terakhirnya pada November 2008.

Ray Rae sebelumnya menindaklanjuti pembayaran royalti saat album Reasonable Doubt meledak pada 2010. Nama Roc-A-Fella, Roc Nation, Damon Dash "Dame", dan Kareem "Biggs" Burke juga disebutkan dalam gugatan itu.

Rae menggugat Jay, Biggs, serta Dame karena melanggar kontrak yang dinilai tidak adil. Dia meminta persentase royalti yang dia terima beserta bunga. Dia mengklaim Jay bertindak dilandasi rasa benci dan secara sadar mengabaikan hak-hak Rae.

Album Reasonable Doubt dirilis 25 Juni 1996 melalui label rekaman Roc-A-Fella Records dan Priority Records. Dalam album, Jay-Z berkolaborasi dengan sejumlah musisi untuk materi lagu di antaranya DJ Premier, Ski, Knobody dan Clark Kent.

Reasonable Doubt sempat masuk dalam daftar Billboard 200 di Amerika, menempati posisi 23. Juga dalam kategori Top R&B/Hip-Hop Album Amerika menduduki posisi 3. (medcom/OL-7)

 

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menyebut sebanyak tujuh kampus ternama yakni Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Diponegoro (Undip), hingga Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Universitas Airlangga (Unair), dan Universitas Brawijaya (UB) terpapar radikalisme. Apakah Anda setuju mahasiswa dan dosen yang sudah terpapar paham radikalisme itu dipecat?





Berita Populer

Read More